alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Kursi Ketua DPRD Digoyang

KOTA – Suhu politik di internal gedung parlemen Lamongan tampaknya mulai menghangat. Berembus kabar pergantian pucuk pimpinan DPRD Kota Soto. Sesuai surat dari DPC Partai Demokrat Lamongan yang dilayangkan ke Sekretariat DPRD (Setwan) setempat. Saat ini ketua DPRD dijabat Kaharudin. Usulannya, bakal diganti oleh Debby Kurniawan, saat ini menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan. Debby Kurniawan juga putra Bupati Lamongan Fadeli.

“Surat sudah dikirim ke DPRD,” kata Sekretaris Partai Demokrat Lamongan Yanuar Yudha Prasetya. Menurut dia, surat tersebut mengacu surat Partai Demokrat Jawa Timur pada 14 Februari 2018 yang ditandatangani Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo dan sekretarisnya Renville Antonio. Surat tersebut intinya menyetujui usulan DPC Partai Demokrat Lamongan Nomor 13/ DPC.PD/XII/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengusulkan pergantian pimpinan DPRD Lamongan dari Kaharudin kepada Debby Kurniawan.

Baca Juga :  Sebanyak 691 Peserta Paket B Jalani UNBK

Sesuai surat tersebut, Partai Demokrat Lamongan diminta memproses dan menindaklanjuti pergantian pimpinan DPRD sesuai ketentuan dan mekanisme. “Tidak ada unsur apa-apa. Hanya untuk penyegaran saja,” kata politikus yang akrab disapa Yayan itu. Sekretaris DPRD (Sekwan) Lamongan Aris Wibawa membenarkan sudah menerima surat dari DPC Partai Demokrat Lamongan. Surat diterima Senin sore (26/3). Surat sudah dikirim ke ketua DPRD, namun belum ada disposisi.

Sehingga, pihaknya belum bisa menindaklanjutinya dengan rapat banmus. “Kita proses sesuai prosedur,” ucapnya. Ketua DPRD Kaharudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat yang masuk di mejanya. Namun, dia menilai sesuai dengan PP Nomor 16 Tahun 2010 menyebutkan, terkait pergantian posisi ketua harus disertai surat dari DPP Partai Demokrat. Sebab, saat dia menjabat sebagai ketua DPRD pada 2014 lalu, surat tersebut atas rekomendasi dari DPP Partai Demokrat.

Baca Juga :  Pernah Keseleo, tak Kapok

Namun, untuk surat saat ini justru dari DPD Partai Demokrat Jatim. “Kita pelajari dulu, sebagai kader partai saya patuh pada aturan,” tegasnya. Ketua DPC Partai Demokrat Debby Kurniawan saat dikonfi rmasi terpisah, justru kaget informasi tersebut bisa terdengar Jawa Pos Radar Lamongan. Namun, dia sebagai petugas partai hanya menjalankan perintah parpol. “Pada prinsipnya, sebagai kader partai (saya) harus siap,” katanya sabtu. 

KOTA – Suhu politik di internal gedung parlemen Lamongan tampaknya mulai menghangat. Berembus kabar pergantian pucuk pimpinan DPRD Kota Soto. Sesuai surat dari DPC Partai Demokrat Lamongan yang dilayangkan ke Sekretariat DPRD (Setwan) setempat. Saat ini ketua DPRD dijabat Kaharudin. Usulannya, bakal diganti oleh Debby Kurniawan, saat ini menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan. Debby Kurniawan juga putra Bupati Lamongan Fadeli.

“Surat sudah dikirim ke DPRD,” kata Sekretaris Partai Demokrat Lamongan Yanuar Yudha Prasetya. Menurut dia, surat tersebut mengacu surat Partai Demokrat Jawa Timur pada 14 Februari 2018 yang ditandatangani Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo dan sekretarisnya Renville Antonio. Surat tersebut intinya menyetujui usulan DPC Partai Demokrat Lamongan Nomor 13/ DPC.PD/XII/2017 tertanggal 29 Desember 2017 yang mengusulkan pergantian pimpinan DPRD Lamongan dari Kaharudin kepada Debby Kurniawan.

Baca Juga :  Beburu Dolar dari Youtube, Kreativitas yang Dibayar Ratusan Juta

Sesuai surat tersebut, Partai Demokrat Lamongan diminta memproses dan menindaklanjuti pergantian pimpinan DPRD sesuai ketentuan dan mekanisme. “Tidak ada unsur apa-apa. Hanya untuk penyegaran saja,” kata politikus yang akrab disapa Yayan itu. Sekretaris DPRD (Sekwan) Lamongan Aris Wibawa membenarkan sudah menerima surat dari DPC Partai Demokrat Lamongan. Surat diterima Senin sore (26/3). Surat sudah dikirim ke ketua DPRD, namun belum ada disposisi.

Sehingga, pihaknya belum bisa menindaklanjutinya dengan rapat banmus. “Kita proses sesuai prosedur,” ucapnya. Ketua DPRD Kaharudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat yang masuk di mejanya. Namun, dia menilai sesuai dengan PP Nomor 16 Tahun 2010 menyebutkan, terkait pergantian posisi ketua harus disertai surat dari DPP Partai Demokrat. Sebab, saat dia menjabat sebagai ketua DPRD pada 2014 lalu, surat tersebut atas rekomendasi dari DPP Partai Demokrat.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Pilkada Dilanjut Pekan Depan

Namun, untuk surat saat ini justru dari DPD Partai Demokrat Jatim. “Kita pelajari dulu, sebagai kader partai saya patuh pada aturan,” tegasnya. Ketua DPC Partai Demokrat Debby Kurniawan saat dikonfi rmasi terpisah, justru kaget informasi tersebut bisa terdengar Jawa Pos Radar Lamongan. Namun, dia sebagai petugas partai hanya menjalankan perintah parpol. “Pada prinsipnya, sebagai kader partai (saya) harus siap,” katanya sabtu. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/