alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Teganya, Guru SMK di Lamongan Cabuli Murid Sejenis

LAMONGAN – Dunia pendidikan di Lamongan heboh. Ag, 36, seorang guru SMK di Kabupaten Lamongan diamankan anggota polres setempat Kamis sore (28/2). Sebab, guru tersebut tega mencabuli muridnya. Ironisnya, guru ini mencabuli siswa yang sesama jenis.

‘’Sudah diamankan oleh anggota serta kini sudah ditetapkan tersangka atas perbuatannya tersebut,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat.

Menurut dia, tersangka diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah murid sejenis. Hanya salah satu korban yang melaporkan perbuatan guru tersebut kepada orang tuanya. Siswa lainnya tidak berani.

‘’Tersangka mengajak korban dengan alasan adanya les tambahan di rumah milik tersangka,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pencuri Sarang Walet Divonis Dua Tahun

Menurut Kasatreskrim, beberapa siswa laki – laki diajak belajar tambahan dengan iming-iming mendapatkan nilai bagus. Selain itu, les tambahan tak dipungut biaya. Namun saat belajar tambahan tersebut, tersangka melampiaskan nafsunya kepada korban.

‘’Saat melakukan tersebut, di waktu istrinya tak ada di rumah. Hanya tinggal sendiri,’’ ujarnya.

Diduga, perbuatan itu dilakukan sejak setengah tahun lalu. ‘’Beberapa hari lalu sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 4 korban pencabulan terhadap tersangka. Semua rata – rata masih di bawah umur,’’ tuturnya.

‘’Tersangka hanya bilang, besok (hari ini, Red)  membawa kuasa hukum dari Surabaya,’’ imbuhnya.

LAMONGAN – Dunia pendidikan di Lamongan heboh. Ag, 36, seorang guru SMK di Kabupaten Lamongan diamankan anggota polres setempat Kamis sore (28/2). Sebab, guru tersebut tega mencabuli muridnya. Ironisnya, guru ini mencabuli siswa yang sesama jenis.

‘’Sudah diamankan oleh anggota serta kini sudah ditetapkan tersangka atas perbuatannya tersebut,’’ kata Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Norman Wahyu Hidayat.

Menurut dia, tersangka diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah murid sejenis. Hanya salah satu korban yang melaporkan perbuatan guru tersebut kepada orang tuanya. Siswa lainnya tidak berani.

‘’Tersangka mengajak korban dengan alasan adanya les tambahan di rumah milik tersangka,’’ tuturnya.

Baca Juga :  BOS Dihentikan Untuk Sekolah Ber-murid Kurang Dari 60 Siswa

Menurut Kasatreskrim, beberapa siswa laki – laki diajak belajar tambahan dengan iming-iming mendapatkan nilai bagus. Selain itu, les tambahan tak dipungut biaya. Namun saat belajar tambahan tersebut, tersangka melampiaskan nafsunya kepada korban.

‘’Saat melakukan tersebut, di waktu istrinya tak ada di rumah. Hanya tinggal sendiri,’’ ujarnya.

Diduga, perbuatan itu dilakukan sejak setengah tahun lalu. ‘’Beberapa hari lalu sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 4 korban pencabulan terhadap tersangka. Semua rata – rata masih di bawah umur,’’ tuturnya.

‘’Tersangka hanya bilang, besok (hari ini, Red)  membawa kuasa hukum dari Surabaya,’’ imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/