alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Tertidur Saat Jaga Klinik, Barang Lenyap

KOTA – Apes dialami Retno Widati,23, seorang perawat asal Desa/Kecamatan Sugio. Dompet dan handphone-nya lenyap ketika tertidur saat bertugas jaga di klinik Al Huda Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, tempatnya bekerja rabu (28/2).

Kerugian yang diderita mencapai Rp 3,8 juta. Menurut pengakuannya kepada polisi, sebelum hilang dia menaruh tas di lantai ruang perawat. Kemudian dia tertidur di dekat tasnya itu mulai pukul 24.00 hingga 03.00. Setelah bangun tidur dompetnya sudah tidak ada. ‘’Korban tertidur sekitar tiga jam.

Setelah bangun, dompetnya hilang,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono. Mengetahui dompet dan dua handphone-nya tidak ada di tempatnya, korban sponton melakukan pencarian. Termasuk bertanya kepada sesama temannya.

Baca Juga :  Boromania Mempunyai Presiden Baru

Namun hasilnya nihil. Kemudian dia melapor ke polisi. Menurut Sunaryono, barang milik korban yang hilang, antara lain uang tunai Rp 600 ribu di dalam dompet berwarna coklat. Kemudian perhiasan kalung emas anak – anak 2,6 gram, cincin seberat 1,6 gram dan dua handphone. Ditafsir korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,8 juta.

‘’Korban masih dimintai keterangan,’’ ungkapnya. Selain itu, tambah dia, petugas juga meminta keterangan teman-teman korban yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat terjadinya dugaan pencurian itu.

KOTA – Apes dialami Retno Widati,23, seorang perawat asal Desa/Kecamatan Sugio. Dompet dan handphone-nya lenyap ketika tertidur saat bertugas jaga di klinik Al Huda Desa Sekarbagus Kecamatan Sugio, tempatnya bekerja rabu (28/2).

Kerugian yang diderita mencapai Rp 3,8 juta. Menurut pengakuannya kepada polisi, sebelum hilang dia menaruh tas di lantai ruang perawat. Kemudian dia tertidur di dekat tasnya itu mulai pukul 24.00 hingga 03.00. Setelah bangun tidur dompetnya sudah tidak ada. ‘’Korban tertidur sekitar tiga jam.

Setelah bangun, dompetnya hilang,’’ kata Pjs Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Sunaryono. Mengetahui dompet dan dua handphone-nya tidak ada di tempatnya, korban sponton melakukan pencarian. Termasuk bertanya kepada sesama temannya.

Baca Juga :  Boromania Mempunyai Presiden Baru

Namun hasilnya nihil. Kemudian dia melapor ke polisi. Menurut Sunaryono, barang milik korban yang hilang, antara lain uang tunai Rp 600 ribu di dalam dompet berwarna coklat. Kemudian perhiasan kalung emas anak – anak 2,6 gram, cincin seberat 1,6 gram dan dua handphone. Ditafsir korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,8 juta.

‘’Korban masih dimintai keterangan,’’ ungkapnya. Selain itu, tambah dia, petugas juga meminta keterangan teman-teman korban yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat terjadinya dugaan pencurian itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/