alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

Kabar Baik, Surat Tugas Honorer Diberikan Minggu Depan

BOJONEGORO – Honorer di Bojonegoro bisa tersenyum bahagia. Sebab, tidak lama lagi mereka akan menerima surat penugasan dari bupati.

”Kami usahakan secepatnya, sebelum masa tugas bupati habis,” ungkap Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Aunur Rofiq kemarin.

Rofiq menjelaskan, setelah didata jumlah honorer yang akan diberikan surat penugasan sebanyak 2.778 orang. Jumlah itu terdiri dari guru SD dan SMP. Guru TK tidak termasuk dalam pendataan itu. ”Itu juga termasuk yang K2 dan bukan K2,” ungkap dia.

Surat tugas tersebut, saat ini masih proses perbaikan. Dalam waktu dekat akan diajukan ke bupati untuk dimintakan tanda tangan.

Setelah itu, surat penugasan akan langsung diberikan pada para honorer. ”Kalau yang kolektif sudah selesai. Kalau yang perorangan belum,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Naik

Rofiq menjelaskan, surat penugasan itu adalah bentuk pengakuan Pemkab Bojonegoro pada para honorer. Sebab, mereka memiliki peran yang cukup penting dalam dunia pendidikan. Yaitu, mengisi kekosongan PNS yang terjadi di banyak sekolah. 

Namun, lanjut dia, surat penugasan itu tidak berkaitan dengan gaji atau upah. Sebab, pemkab tidak mengalokasikan upah atau gaji untuk para honorer tersebut. 

Rofiq menjelaskan, mereka tetap menerima honor dari sekolah. Honor tersebut dialokasikan dari dana BOS. ”Di dalam surat itu sudah disebutkan bahwa mereka bisa diberikan honor dari dana BOS,” jelasnya.

Mengenai pengangkatan menjadi CPNS, lanjut Rofiq, semua itu menunggu aturan dari pusat. Informasinya, pusat akan mengadakan rekrutmen CPNS tahun ini.

Baca Juga :  Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro Arif Ida Rifai berharap, surat penugasan itu segera diberikan. Sehingga, para honorer bisa segera mendapatkan kejelasan. ”Kami harap dalam minggu ini,” jelasnya.

Dia melanjutkan, sebenarnya yang diinginkan para honorer hanya diangkat menjadi CPNS. Namun, proses untuk menuju ke arah tersebut sepertinya masih lama.

Sehingga, honorer harus mendapatkan pengakuan dulu dari pemkab. Salah satunya adalah meminta surat penugasan dari bupati tersebut. 

BOJONEGORO – Honorer di Bojonegoro bisa tersenyum bahagia. Sebab, tidak lama lagi mereka akan menerima surat penugasan dari bupati.

”Kami usahakan secepatnya, sebelum masa tugas bupati habis,” ungkap Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan (Disdik) Aunur Rofiq kemarin.

Rofiq menjelaskan, setelah didata jumlah honorer yang akan diberikan surat penugasan sebanyak 2.778 orang. Jumlah itu terdiri dari guru SD dan SMP. Guru TK tidak termasuk dalam pendataan itu. ”Itu juga termasuk yang K2 dan bukan K2,” ungkap dia.

Surat tugas tersebut, saat ini masih proses perbaikan. Dalam waktu dekat akan diajukan ke bupati untuk dimintakan tanda tangan.

Setelah itu, surat penugasan akan langsung diberikan pada para honorer. ”Kalau yang kolektif sudah selesai. Kalau yang perorangan belum,” jelasnya.

Baca Juga :  Pengembang Kecil Terancam Gulung Tikar

Rofiq menjelaskan, surat penugasan itu adalah bentuk pengakuan Pemkab Bojonegoro pada para honorer. Sebab, mereka memiliki peran yang cukup penting dalam dunia pendidikan. Yaitu, mengisi kekosongan PNS yang terjadi di banyak sekolah. 

Namun, lanjut dia, surat penugasan itu tidak berkaitan dengan gaji atau upah. Sebab, pemkab tidak mengalokasikan upah atau gaji untuk para honorer tersebut. 

Rofiq menjelaskan, mereka tetap menerima honor dari sekolah. Honor tersebut dialokasikan dari dana BOS. ”Di dalam surat itu sudah disebutkan bahwa mereka bisa diberikan honor dari dana BOS,” jelasnya.

Mengenai pengangkatan menjadi CPNS, lanjut Rofiq, semua itu menunggu aturan dari pusat. Informasinya, pusat akan mengadakan rekrutmen CPNS tahun ini.

Baca Juga :  Ngaku Anggota Polri, DPO, Diamankan 

Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro Arif Ida Rifai berharap, surat penugasan itu segera diberikan. Sehingga, para honorer bisa segera mendapatkan kejelasan. ”Kami harap dalam minggu ini,” jelasnya.

Dia melanjutkan, sebenarnya yang diinginkan para honorer hanya diangkat menjadi CPNS. Namun, proses untuk menuju ke arah tersebut sepertinya masih lama.

Sehingga, honorer harus mendapatkan pengakuan dulu dari pemkab. Salah satunya adalah meminta surat penugasan dari bupati tersebut. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/