alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Pabrikan Rajin Gelontor Merek Baru

BISNIS – Pabrikan smartphone gencar mengeluarkan tipe baru kepada konsumen. Justru, gelontoran merek baru ini bisa  mengerek permintaan pasar. Sebab, banyak konsumen ternyata selalu memburu dan up-to-date smartphone dengan fitur-fitur terbaru. Dewi Andriani, promotor salah satu pabrikan smartphone mengatakan, konsumen Kota Soto cukup up-to-date dengan perkembangan fitur. Ketika ada tipe baru dengan penawaran fitur menarik, pasti indennya tinggi. 

Misalnya fitur penggandaan aplikasi. Fitur ini paling diminati kalangan anak muda. Selain aplikasinya, harga dari tipe ini juga cocok untuk kantong pelajar dan mahasiswa. “Jadi segmentasi penjualan tetap memberikan pengaruh,” katanya kemarin (31/1). 

Dewi mengatakan, setiap tipe gawai memiliki market share berbeda. Hal itu karena jenis penawaran dan harganya juga selisih, sehingga menyesuaikan bujet konsumen. Serta, setiap tipe dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga penjualannya akan mengikuti permintaan. 

Baca Juga :  Ratusan Napi Terancam Tak Dapat Remisi

Menurut dia, penjualan saat ini kondisinya stabil. Setiap bulan, rerata masih menjual antara 20-25 unit untuk satu merek. Sedangkan, merek lainnya bisa lebih banyak karena mengikuti tren pasar. 

Indah, pelaku usaha smartphone menambahkan, pasar gawai di Kota Soto cukup prospektif. Karena konsumen cukup terbuka terhadap perkembangan pasar. Sehingga, kebutuhannya masih stabil meski kondisi apapun. 

Selain itu, setiap konsumen mampu mengukur kemampuannya menyesuaikan bujet. Sehingga, tidak ada masalah meski harga gawai terus terjadi kenaikan. “Karena konsumen sudah tahu kualitas masing-masing produk,” ucapnya.

BISNIS – Pabrikan smartphone gencar mengeluarkan tipe baru kepada konsumen. Justru, gelontoran merek baru ini bisa  mengerek permintaan pasar. Sebab, banyak konsumen ternyata selalu memburu dan up-to-date smartphone dengan fitur-fitur terbaru. Dewi Andriani, promotor salah satu pabrikan smartphone mengatakan, konsumen Kota Soto cukup up-to-date dengan perkembangan fitur. Ketika ada tipe baru dengan penawaran fitur menarik, pasti indennya tinggi. 

Misalnya fitur penggandaan aplikasi. Fitur ini paling diminati kalangan anak muda. Selain aplikasinya, harga dari tipe ini juga cocok untuk kantong pelajar dan mahasiswa. “Jadi segmentasi penjualan tetap memberikan pengaruh,” katanya kemarin (31/1). 

Dewi mengatakan, setiap tipe gawai memiliki market share berbeda. Hal itu karena jenis penawaran dan harganya juga selisih, sehingga menyesuaikan bujet konsumen. Serta, setiap tipe dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga penjualannya akan mengikuti permintaan. 

Baca Juga :  Angin Kencang Robohkan Pohon dan Tiang Listrik

Menurut dia, penjualan saat ini kondisinya stabil. Setiap bulan, rerata masih menjual antara 20-25 unit untuk satu merek. Sedangkan, merek lainnya bisa lebih banyak karena mengikuti tren pasar. 

Indah, pelaku usaha smartphone menambahkan, pasar gawai di Kota Soto cukup prospektif. Karena konsumen cukup terbuka terhadap perkembangan pasar. Sehingga, kebutuhannya masih stabil meski kondisi apapun. 

Selain itu, setiap konsumen mampu mengukur kemampuannya menyesuaikan bujet. Sehingga, tidak ada masalah meski harga gawai terus terjadi kenaikan. “Karena konsumen sudah tahu kualitas masing-masing produk,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/