alexametrics
33.2 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Panen Sita Motor Knalpot Brong

KOTA – Halaman kantor Satlantas Polres Bojonegoro dipenuhi motor, minggu (31/12). Kendaraan roda dua beragam merek tersebut disita karena tak standar dan berknlapot brong. Motor itu disita hasil razia jumat (30/12).

Diprediksi jumlah motor yang disita akan bertambah. Sebab, tadi malam berlangsung perayaan pergantian malam tahun baru. Dan, itu banyak lalu lalang warga merayakan pergantian tahun ke kawasan perkotaan.

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, jajaran personel gabungan telah razia penggunaan knalpot brong di seputaran kota sejak Sabtu malam. Hasilnya, menyita 45 motor brong. 

“Lokasi yang menjadi sasaran di antaranya Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, Jalan Teuku Umar, Jalan Pemuda, Jalan Jaksa Agus Surapto, dan Seputaran Alun – alun Bojonegoro,” terangnya.

Baca Juga :  Karena Tak Kunjung Ditegakkan, Satpol PP jadi Sorotan

Sedangkan, hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan patroli dan mengantisipasi pengendara berknalpot brong. Dia mengatakan, motor berknalpot brong yang disita baru bisa diambil beberapa hari setelah perayaan tahun baru. 

Konsekuensinya, pemilik motor wajib mengganti dengan spesifikasi standar. “Sepada motor bisa diambil setelah perayaan tahun baru dengan membawa kelengkapan kendaraan sekaligus menyiapkan knalpot standar dan harus diganti sendiri,” ungkapnya. 

Sebelum merazia pengendara motor, sebelumnya anggota satlanas juga mendatangi ke bengkel-bengkel motor terkait larangan penggunaan knalpot brong saat perayaan tahun baru.

Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro menambahkan, razia knalpot brong untuk menciptakan suasana tidak bising dari konvoi motor. Karena, menurut dia, sudah menjadi tradisi saat perayaan malam tahun baru para pemuda mendatangi titik-titik keramaian di seputaran kota. Selain itu, adanya knalpot brong bisa mengganggu orang lain, bahkan memicu trek-trekan yang sangat berisiko.

Baca Juga :  Tak Mau Dipindah, PKL Wadul DPRD

KOTA – Halaman kantor Satlantas Polres Bojonegoro dipenuhi motor, minggu (31/12). Kendaraan roda dua beragam merek tersebut disita karena tak standar dan berknlapot brong. Motor itu disita hasil razia jumat (30/12).

Diprediksi jumlah motor yang disita akan bertambah. Sebab, tadi malam berlangsung perayaan pergantian malam tahun baru. Dan, itu banyak lalu lalang warga merayakan pergantian tahun ke kawasan perkotaan.

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, jajaran personel gabungan telah razia penggunaan knalpot brong di seputaran kota sejak Sabtu malam. Hasilnya, menyita 45 motor brong. 

“Lokasi yang menjadi sasaran di antaranya Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, Jalan Teuku Umar, Jalan Pemuda, Jalan Jaksa Agus Surapto, dan Seputaran Alun – alun Bojonegoro,” terangnya.

Baca Juga :  Wacana Pendirian Mall di Tuban, Poling IE: Mayoritas Milenial Setuju

Sedangkan, hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan patroli dan mengantisipasi pengendara berknalpot brong. Dia mengatakan, motor berknalpot brong yang disita baru bisa diambil beberapa hari setelah perayaan tahun baru. 

Konsekuensinya, pemilik motor wajib mengganti dengan spesifikasi standar. “Sepada motor bisa diambil setelah perayaan tahun baru dengan membawa kelengkapan kendaraan sekaligus menyiapkan knalpot standar dan harus diganti sendiri,” ungkapnya. 

Sebelum merazia pengendara motor, sebelumnya anggota satlanas juga mendatangi ke bengkel-bengkel motor terkait larangan penggunaan knalpot brong saat perayaan tahun baru.

Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro menambahkan, razia knalpot brong untuk menciptakan suasana tidak bising dari konvoi motor. Karena, menurut dia, sudah menjadi tradisi saat perayaan malam tahun baru para pemuda mendatangi titik-titik keramaian di seputaran kota. Selain itu, adanya knalpot brong bisa mengganggu orang lain, bahkan memicu trek-trekan yang sangat berisiko.

Baca Juga :  Tak Mau Dipindah, PKL Wadul DPRD

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/