BLORA, Radar Bojonegoro - Dwi Ratnasari punya hal menarik untuk melepas penat di antara kesibukannya bekerja di pabrik. Yakni, menonton kesenian Jawa. Seperti kuda lumping. Ia ingin selalu ingat dengan tradisi yang melekat sejak kecil.
’’Pada saat hari libur, saya sempatkan untuk me-refresh pikiran agar tidak terlalu bosan. Yaitu, menonton kesenian lokal semarang atau bisa disebut dengan menonton kuda lumping,” ungkap perempuan asal Desa Klangen, Kecamatan Kedungtuban tersebut.
Ratna merasa kegiatannya tersebut bisa melepaskan lelah usai bekerja di salah satu pabrik garmen. Menonton kesenian Jawa membuatnya ingat dan selalu cinta dengan tradisi jawa yang disukainya sejak kecil.
’’Karena kita orang Jawa, tidak akan pernah lupa dengan adanya tradisi seperti itu,” jelasnya. Perempuan usia 21 tahun tersebut mengungkapkan, dengan bekerja ia bisa menghidupi keluarga dan dirinya sehari-hari.
Biasanya, ia menyisihkan uang untuk ditabung. Digunakan untuk keperluan masa depan. Perempuan yang juga aktif di organisasi pelajar tersebut, mengaku jika ada waktu luang ingin kembali aktif di organisasi. Ia mempunyai cita-cita ingin membahagiakan keluarga dan bermanfaat bagi orang lain. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari