Niwang Pramesti Tyas Sitoresmi miliki jiwa kesenian cukup tinggi. Selain membatik, dirinya juga tularkan semangat kesenian tari kepada murid-muridnya. Tak hanya mengajar tari di sekolah, dirinya juga mengajar les privat tari di rumahnya.
’’Mengajarkan kegiatan seni tari itu semenjak 2023. Tepatnya, setelah ada kegiatan karnaval, di SMA Muhammadiyah Randublatung,” ungkap perempuan asal Desa Pilang, Kecamatan Randublatung tersebut.
Niwang mengaku menjadi pelatih tari usai mendapat mandat dari sekolah untuk acara lomba tari. Dirinya mengolah tarian yang pernah dikuasai, yang kemudian dipadukan dengan ciri khas sekolah tempat dirinya mengajar.
’’Sebuah tarian dengan cirikhas seni sekolah kami, tari genjring padukan seni bela diri tapak suci sekolah kami. Dan, mendapat juara tiga,” terangnya. Dari situlah ia juga menyadari bahwa, siswa-siswinya juga pandai menari.
Dirinya ingin menunjukkan, bahwa bakat menari tumbuh pada siswi di sekolah. Dirinya mengusulkan adanya tambahan ekstrakurikuler berupa sanggar tari di sekolah. ’’Mendapat respon terbaik dari pihak sekolah,” katanya.
Ia mengungkapkan, ada tari tradisional seperti tari gambyong, tari anom, dan tari kreasi. Yakni, nyapong dan ganong. Mulai dari level sulit hingga mudah. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari