Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Akhirnya Google Izinkan Pengguna Gmail Ganti Alamat Email, Begini Langkah-Langkahnya

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 26 Desember 2025 | 23:36 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Mungkin sebagian dari kita memiliki surel atau email yang sama sejak masih zaman sekolah, dan sesuai mental kita saat itu, kita menggunakan alamat email yang aneh-aneh. Tentu hal ini tidak masalah jika email hanya digunakan untuk keperluan pribadi saja, namun kurang layak dipakai untuk kebutuhan profesional atau kerja.

Umumnya berbagai penyedia jasa email hanya memberikan kesempatan satu atau dua kali untuk mengganti alamat surel tersebut. Bahkan Google, yang terkenal dengan alamat Gmail (@gmail.com) sudah lama tidak mengizinkan pengguna untuk mengganti alamat email mereka.

Namun per Senin (22/12) kini Google memberi kesempatan untuk mengganti alamat email dari layanan mereka. Sehingga bagi mereka yang butuh email Google  keperluan profesional, atau hanya sekedar ingin mengganti alamat email Google mereka, tidak perlu lagi repot-repot untuk membuat alamat Gmail baru.

Google sendiri menyebut mereka akhirnya membuka fitur ganti alamat email untuk keperluan yang lebih besar lagi. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut meyakini bahwa mengganti alamat email dapat berpotensi mengurangi penipuan berkedok email palsu, termasuk phising yang dapat menyebabkan pengguna kehilangan data penting.

Tentu, memberikan perlindungan konsumen juga telah menjadi kewajiban yang dilaksanakan oleh Google. Hanya saja, mereka juga mengakui bahwa pada akhirnya maling juga tidak kalah pintar, dan dapat memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan penipuan.

"Dengan lebih dari 2,5 juta pengguna Gmail, kami saat ini menyebarkan model AI untuk memperkuat pertahanan keamanan di Gmail, termasuk menggunakan bahasa besar (LLM) baru yang dilatih untuk membasmi phishing, malware, dan spam. Namun seiring perkembangan AI yang lebih mudah diakses saat ini, penjahat siber menggunakannya untuk menciptakan scam yang lebih meyakinkan dan terpersonalisasi, sehingga lebih sulit terdeteksi," jelas Google dalam pernyataan mereka, sebagaimana dikutip dari Forbes pada Minggu (21/12).

Mengutip informasi dari 9to5Google, Mengubah alamat Gmail nantinya tetap akan menghasilkan alamat email dengan akhiran @gmail.com, sehingga hanya bagian depan alamat yang berubah. Namun jangan khawatir, alamat lama akan tetap tersimpan sebagai identitas lama untuk memudahkan sinkronisasi data.

Selain itu, semua data dan fitur seperti inbox email, Google Drive, Google Photos dan kredensial login di berbagai laman luar Google juga tidak akan diganti ketika berganti alamat email. Namun sebaliknya, pengguna tidak dapat mengganti alamat lagi atau menghapus email Google hingga setahun setelah pertama kali ganti alamat.

Mengutip dari laman panduan Google, cara mengganti alamat email Google atau Gmail adalah sebagai berikut:

  1. Buka myaccount.google.com
  2. Pilih ‘Personal info’ atau ‘Info pribadi’
  3. Pilih ‘Email’
  4. Lihat kolom Email Akun Google. Jika ada ikon pensil kecil di sebelah kanan alamat email, pilih ‘Edit’. Jika tidak ada, berarti alamat email Anda belum bisa diganti
  5. Jika dapat diganti, masukkan alamat email baru yang diinginkan. Perlu diperhatikan, alamat mungkin bisa saja sudah dipakai orang lain, sehingga coba berbagai pilihan.
  6. Ikuti panduan yang disediakan oleh Google.
  7. Google akan mengirim email verifikasi ke inbox Gmail. Buka email tersebut dan klik link verifikasi di dalamnya.

Sebagaimana telah disebutkan, masih ada kemungkinan alamat email Anda belum bisa diganti saat ini. Hal ini karena Google masih meluncurkan fitur ganti alamat email secara bertahap. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#gmail #alamat email #kecerdasan buatan #alamat #profesional #email #kerja #google drive #surel #penipuan #spam #google #ai