Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Mark Zuckerberg Membentuk Tim Khusus untuk Mengejar 'Superintelligence' di Meta

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 11 Juni 2025 | 03:42 WIB

Photo
Photo

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam sebuah langkah ambisius yang menunjukkan tekad Meta untuk memimpin di garis depan inovasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Mark Zuckerberg dikabarkan telah menginisiasi pembentukan tim khusus. Tim ini mengemban misi besar: mencapai "superintelligence," sebuah konsep di mana mesin memiliki kapabilitas yang jauh melampaui kemampuan kognitif manusia.

Keputusan krusial Zuckerberg ini bukan tanpa alasan. Sumber-sumber terpercaya mengungkapkan bahwa ia merasa frustrasi dengan laju kemajuan Meta dalam pengembangan AI, khususnya terkait model Llama 4. Oleh karena itu, Zuckerberg secara pribadi terlibat aktif, menjalin komunikasi mendalam dengan para pakar AI terkemuka, dan berencana menempatkan tim AI barunya ini berdekatan dengan kantornya di kantor pusat Meta di Menlo Park. New York Times juga mengonfirmasi keterlibatan Alexandr Wang, CEO Scale AI, dan potensi investasi Meta senilai miliaran dolar pada perusahaannya.

Langkah ini menggarisbawahi sengitnya persaingan di ranah AI global. Meta kini berpacu melawan raksasa teknologi lain seperti OpenAI, Alphabet (induk Google), dan pemain kunci lainnya yang berlomba-lomba untuk mendominasi lanskap kecerdasan buatan. Zuckerberg memandang AI sebagai pilar krusial bagi masa depan Meta, dengan visi menjadikan Llama sebagai model AI sumber terbuka yang diadopsi secara luas di seluruh dunia. Tak hanya Meta, perusahaan teknologi besar lainnya seperti Google dan Apple juga sangat menyadari potensi dampak besar AI terhadap inti bisnis mereka.

Pembentukan tim khusus ini menunjukkan komitmen serius Meta untuk tidak hanya bersaing, tetapi juga untuk menjadi inovator terdepan dalam pengembangan AI. Misi mencapai "superintelligence" akan menjadi tonggak penting yang berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi di masa depan. (*/bgs)


Sumber: CNN Edition

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Artificial Intelligence (AI) #kecerdasan buatan #mark zuckerberg #ai