Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Permainan Tradisional yang Bisa Kamu Kenalkan kepada Anak, Seru dan Edukatif

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Permainan tradisional yang bisa kamu kenalkan ke anak. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Permainan tradisional yang bisa kamu kenalkan ke anak. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Di tengah perkembangan teknologi dan semakin banyaknya permainan digital, mengenalkan permainan tradisional kepada anak menjadi salah satu cara untuk menjaga keberadaan budaya sekaligus memberikan alternatif aktivitas yang menyenangkan.

Permainan tradisional umumnya tidak membutuhkan perangkat elektronik. Selain menghibur, sejumlah permainan juga dapat membantu anak belajar bekerja sama, melatih ketangkasan, mengenal aturan, hingga meningkatkan interaksi sosial dengan teman sebaya.

Berikut 5 permainan tradisional yang bisa dikenalkan kepada anak.

Advertisement

1. Engklek

Engklek merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup dikenal di berbagai daerah Indonesia. Permainan ini biasanya dilakukan dengan membuat pola kotak-kotak di tanah atau lantai.

Advertisement

Anak kemudian melompat menggunakan satu kaki dari satu kotak ke kotak lainnya sambil mengikuti aturan permainan. Engklek dapat menjadi aktivitas sederhana untuk melatih keseimbangan, koordinasi tubuh, dan ketangkasan anak.

2. Congklak

Congklak dimainkan menggunakan papan berlubang dan biji-bijian atau benda kecil sebagai alat permainan. Permainan ini biasanya dilakukan oleh dua orang.

Selain menyenangkan, congklak dapat membantu anak mengenal konsep berhitung secara sederhana. Anak juga belajar menentukan langkah dan membuat strategi agar dapat mengumpulkan biji sebanyak mungkin.

3. Gobak Sodor

Gobak sodor merupakan permainan kelompok yang membutuhkan area cukup luas. Pemain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok penjaga dan kelompok yang berusaha melewati garis pertahanan.

Permainan ini dapat menjadi pilihan aktivitas fisik bagi anak. Selain melatih kelincahan dan kecepatan, gobak sodor juga mengajarkan pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam sebuah kelompok.

4. Petak Umpet

Petak umpet merupakan permainan sederhana yang dapat dimainkan oleh beberapa anak. Satu pemain bertugas mencari, sedangkan pemain lainnya bersembunyi di tempat yang telah disepakati.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Makanan Tradisional Khas Bojonegoro yang Mulai Langka, Warisan Kuliner yang Perlu Dilestarikan

Makanan Tradisional Khas Bojonegoro yang Mulai Langka, Warisan Kuliner yang Perlu Dilestarikan

Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak hanya dikenal dengan kekayaan minyak bumi, Bengawan Solo, dan kesenian tradisionalnya. Daerah ini juga memiliki beragam kuliner khas yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat.

5 Kuliner Nusantara yang Kembali Populer di Era Media Sosial

5 Kuliner Nusantara yang Kembali Populer di Era Media Sosial

Perkembangan media sosial tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga ikut menghidupkan kembali berbagai kuliner tradisional Nusantara.

Sejarah Tradisi Wayang Thengul di Masyarakat Bojonegoro, Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

Sejarah Tradisi Wayang Thengul di Masyarakat Bojonegoro, Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

Wayang Thengul memiliki ciri khas berupa boneka kayu tiga dimensi yang dimainkan oleh seorang dalang. Berbeda dengan wayang kulit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer