Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kelurahan Mlangsen Atasi Persoalan Sampah dengan Maggot

Bhagas Dani Purwoko
TELATEN: Pemeliharaan magot di wilayah lingkungan RT 1/RW 1 Kelurahan Mlangsen, Blora yang ditaruh ember kotak.
TELATEN: Pemeliharaan magot di wilayah lingkungan RT 1/RW 1 Kelurahan Mlangsen, Blora yang ditaruh ember kotak.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sampah menjadi persoalan serius jika tidak dikelola dengan baik. Untuk itu, dibutuhkan langkah konkret di tingkat bawah.
Hal itu membuat pihak Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora memutar otak dengan menggagas program kotak donasi sampah dan budidaya magot, guna mengurai persoalan sampah wilayah perkotaan.

Lurah Mlangsen, Evi Kartikasari menjelaskan, program yang berjalan enam bulan itu yakni dengan menaruh kotak- kotak yang digunakan menampung sampah plastik, terutama di lingkungan RT dan titik berpotensi banyak sampah.

"Warga kami edukasi melakukan pemilihan sampah plastik. Dipisahkan," ujarnya.

Advertisement

Tak hanya berdampak secara lingkungan, tetapi hal itu juga menghasilkan pundi-pundi yang menguntungkan. Misalnya di lingkungan RT 1/ RW 1. Warga bisa memanen dalam 14 hari, dengan mendapatkan uang Rp 70 ribu hingga maksimal Rp 100 ribu, yang masuk kas dan digunakan kegiatan lingkupan RT.

Sedangkan, penguraian sampah rumah tangga dengan budidaya magot, yakni sampah rumah tangga seperti nasi basi, buah busuk, dan sayur diberikan pada magot.

Magot memiliki nilai ekonomis. dalam 14 hari sudah bisa dipanen. Awalnya 1 kilogram (kg), tapi setelah dipelihara sekitar 2 minggu bisa jadi kg.

Advertisement

"Per kg jualnya Rp 7 ribu. Yang beli peternak lele. Ini untuk melayani satu peternak lele saja kami kewalahan," katanya. "Tujuan semua itu ya pengelolaan sampah dan tata lingkungan,'' sambungnya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cerpen Radar Bojonegoro: Senyum Rozali Oleh Athiful Khoiri

Cerpen Radar Bojonegoro: Senyum Rozali Oleh Athiful Khoiri

Bau solar, ikan, lumpur, dan garam memenuhi udara. Perahu-perahu kayu berderit pelan. Di ujung dermaga, muara membawa kantong plastik, popok, sisa bunga.

Adopsi Tradisi, Bangun Aksi: Jagong Lintas Sektor Perkuat Tata Kelola Sampah di Bojonegoro

Adopsi Tradisi, Bangun Aksi: Jagong Lintas Sektor Perkuat Tata Kelola Sampah di Bojonegoro

Jagling dihadiri Kepala Desa Trucuk beserta perangkat desa, pengurus Bank Sampah, pengelola TPS 3R, Komunitas MAPAK Sukosewu, KPI, NGO, BEM, organisasi kemahasiswaan (ORMEK), serta sejumlah jurnalis. 

Masyarakat Desa Sudu Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan Gayam

Masyarakat Desa Sudu Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan Gayam

Perwakilan EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy menyampaikan bahwa kesadaran dan inisiatif masyarakat ini adalah modal besar bagi keberlanjutan program. Komitmen dan tindakan proaktif warga harus dijaga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer