Selain itu, Dinas Dukcapil Lamongan juga turut berkontribusi dalam memberikan pelayanan di konter MPP, tepatnya di konter E lantai 2, dengan jumlah personel 7 orang dinas. Dinas Dukcapil Lamongan juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan sesuai dengan moto Dinas Dukcapil Lamongan yakni cepat, tepat,dan cermat.
Menurut Edwyn, sapaan akrabnya konter Dinas Dukcapil Lamongan merupakan salah satu yang menjadi jujukan masyarakat. Konter ini selalu ramai pengunjung yang datang, baik untuk mengurus adminduk maupun sekedar konsultasi.
‘’Di konter MPP saja, rerata jumlah pemohon tatap muka sebanyak 100 orang, belum yang mengakses secara online. Jadi adanya MPP sebagai alternatif memudahkan pelayanan secara terpadu, karena ada banyak pelayanan yang ditawarkan,’’ ujarnya.
Edwyn menuturkan, karena banyaknya masyarakat yang mengakses. Dia meminta agar petugas baik yang di front office maupun back office mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan. Karena kecepatan saja tidak cukup dalam memberikan pelayanan publik, tapi harus diimbangi dengan ketelitian agar masyarakat puas.
‘’Intinya berikan pelayanan terbaik, karena tujuan kita pelayanan cepat, tepat, dan cermat, untuk kepuasan publik,’’ tuturnya.
Semua proses pelayanan kependudukan di konter Dinas Dukcapil Lamongan tidak dipungut biaya (gratis). Karena itu, dia berharap semoga masyarakat Lamongan dapat memanfaatkan layanan tersebut.
Bertepatan Hari Jadi Lamongan (HJL) yang ke-454 dengan tema merajut harmoni untuk Lamongan megilan, akan dijadikan momentum refleksi bagi dinas untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kependudukan, yang lebih baik lagi untuk masyarakat Lamongan.
‘’Selamat Hari Jadi Lamongan, Lamongan Megilan,’’ ucapnya.
Seperti diketahui, seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan berbagai jenis pelayanan publik, Pemkab Lamongan dituntut memberikan pelayanan prima. Karena itu, Pemkab Lamongan terus berinovasi dan berupaya meningkatkan pelayanan publik, salah satunya dengan mendirikan MPP.
MPP Lamongan beralamat di Jalan Lamongrejo Lamongan. Mall pelayanan publik ini mulai beroperasi pada 17 Maret 2020. MPP Kabupaten Lamongan ini merupakan MPP ke-35 di Indonesia, dan menjadi fasilitas pelayanan publik ke-4 di Provinsi Jawa Timur setelah kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Sidoarjo.
Terdapat 34 instansi yang bergabung di MPP Kabupaten Lamongan yang terdiri dari 18 organisasi perangkat daerah (OPD), 7 lembaga sektoral, 6 BUMN, 2 perbankan, dan 1 BUMD.
‘’Tujuan kehadiran mal pelayanan publik adalah memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat Kabupaten Lamongan dalam mendapatkan berbagai jenis pelayanan,’’ terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto