Kepala SMAN 1 Lamongan, Sofyan Hadi, berterima kasih kepada kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Bupati Lamongan yang telah hadir meresmikan laboratorium Virtual Fisika dan Kimia SMA Negeri 1 Lamongan.
“Dengan adanya laboratorium yang canggih ini dapat meningkatkan pembelajaran berbasis laboratorium, lab virtual ini melibatkan banyak indera sehingga tingkat pemahaman lebih tinggi. Laboratorium ini juga diharapkan menjadi wadah yang mencetak calon calon insinyur berjiwa kewirausahaan dan berjiwa sosial” kata Sofyan
‘’Dengan lab ini diharapkan bisa membina dan mengantarkan anak - anak menjadi generasi unggul,’’ tambahnya.
Menurut dia, untuk menciptakan generasi emas di era 4.0 diperlukan dukungan pengembangan inovasi sarana-prasana belajar yang memanfaatkan teknologi informasi. Salah satunya, menghadirkan Laboratorium Virtual Fisika dan Kimia berbasis Virtual Reality (VR) yang dilakukan SMAN 1 Lamongan.
Bupati Yuhronur Efendi mengaku senang bisa menjadi bagian kemajuan teknologi masa depan. ‘’Menjadi bagian dari masa depan. Laboratorium menggunakan VR atau metaverse, harus dijaga dan dikembangkan dengan betul. Sebab teknologi informasi yang sudah menjadi bagian dalam kehidupan sosial ini, menjadi jawaban dan tantangan bagi SMAN 1 Lamongan secara berkelanjutan,” tutur Yuhronur Efendi saat meresmikan Lab Virtual IPA SMAN 1 Lamongan.
Menurut Pak Yes, untuk melahirkan generasi pemimpin bangsa berkarakter dan leader yang baik di masa datang, diperlukan generasi yang melek teknologi informasi. ‘’Kita bangun secara bersamaan infrastruktur dan karakter yang dimulai dari sekolah-sekolah ini. Semoga memberikan manfaat nilai karakter anak didik yang bersekolah,” kata Pak Yes
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi dalam sambutannya berterima kasih kepada Bupati Yes atas dukungan penuhnya dalam bidang pendidikan.
‘’Kondisi Lamongan yang kondusif serta perhatian yang diberikan Bupati Lamongan sangat membantu dalam proses belajar mengajar di tingkat SMA/SMK/SLB di Lamongan. Sehingga mampu memberikan hasil yang sangat baik pula,” ujar Wahid Wahyudi
Lab tersebut sesuai program Dinas Pendidikan Jawa Timur. Yakni, digitalisasi pendidikan dan menjawab tuntutan dunia. Proses pembelajaran harus melahirkan generasi - generasi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Di akhir acara, siswa SMAN 1 Lamongan memeragakan pengujian larutan elektroit dan nonelektroit dengan metode metaverse di laboratorium virtual. (mer/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto