Sebelumnya, dijual Rp 53 ribu per kg. Dia menduga banyak pabrik udang tutup menjelang tahun baru menjadi penyebab harga vanami turun. ‘’Selain itu banyak udang yang mati, jadi dipanen secara mendadak,’’ ucapnya.
‘’Untuk ikan lain, harganya masih tinggi karena stok tidak banyak,’’ imbuhnya.
Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Kacung Rawi, membenarkan harga udang turun Dia sempat menanyakan ke pengepul. Jawabannya, banyak pabrik yang mau tutup menjelang tahun baru. ‘’Sedangkan ikan lainnya harganya naik,’’ katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Lamongan, Mohamad Abas, menuturkan, hujan bisa mengakibatkan udang sakit. Air hujan yang mengandung asam, membuat PH turun.
‘’Solusinya diberi kapur dolomit dan garam grosok untuk mengembalikan kualitas air,’’ tuturnya.
Selain itu, hujan datang lebih awal. Proses pengeringan lahan tidak maksimal dan bisa mempengaruhi faktor datangnya penyakit.
’’Biasanya yang mati itu cek 100, perkiraan udang umur satu bulan setengah,’’ katanya. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto