Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bulog Baru Menyerap 8 Persen Gabah

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
BELUM MAKSIMAL: Harga gabah di tingkat petani yang masih tinggi, cukup berpengaruh terhadap serapan Bulog.
BELUM MAKSIMAL: Harga gabah di tingkat petani yang masih tinggi, cukup berpengaruh terhadap serapan Bulog.

LAMONGAN, Radar Lamongan - Gudang Bulog baru melakukan serapan gabah sekitar 8 persen dari target sekitar 30 ribu ton. Penyebabnya panen sudah berkurang dan harga di tingkat petani tinggi.


Advertisement

Kepala Bulog Subdivre III Ferdian D. Atmaja menjelaskan, untuk serapan belum maksimal karena sejumlah kendala. Salah satunya harga yang tinggi sehingga Bulog tidak bisa maksimal melakukan penyerapan. Kondisi ini juga terjadi tahun lalu, yang hingga akhir tahun realisasi serapan hanya 50 persen. 

‘’Harga gabah di petani sangat tinggi, jadi kita kesulitan melakukan serapan, untuk target tidak berubah,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (21/4).

Menurut dia, dari pusat menginstruksikan untuk menyerap sebanyak-banyaknya, selama stok masih tersedia. Bulog memiliki patokan harga pembelian pemerintah (HPP) yakni Rp 7.400 untuk gabah kering giling (GKG), serta Rp 6 ribu untuk gabah kering panen (GKP).

Advertisement

Karena itu, serapan belum bisa maksimal ditambah luas panen sudah berkurang banyak. Selain itu, karena serapan untuk cadangan beras pemerintah, jadi kualitasnya harus bagus dengan kadar air tertentu.

‘’Seharusnya Maret bisa menyerap maksimal karena panen raya, tapi kualitas dan harganya masih belum sesuai. Semoga musim panen kedua bisa maksimal,’’ harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Moch. Wahyudi membenarkan, untuk harga gabah masih tinggi. Laporan dari petugas harga gabah Rp 5.600 per kg, dengan luas panen periode Januari-Maret 37 ribu hektare (ha).

Advertisement

Namun harga gabah di tingkat petani menyesuaikan dengan kualitas gabah. Sebab ada juga gabah yang mungkin dibeli di bawah Rp 5 ribu dengan kondisi khusus, seperti kadar air tinggi dan panen tidak menggunakan mesin.

‘’Harga ini tetap menyesuaikan dengan kualitas gabah, semakin bagus, harga juga tinggi,’’ tukasnya. (rka/ind)

Advertisement
Editor : Hakam Alghivari
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

33 Persen Serapan Gabah Bulog dari Bojonegoro

33 Persen Serapan Gabah Bulog dari Bojonegoro

Persoalan pangan menjadi isu strategis para kepala daerah, termasuk Bojonegoro. Kini, kabupaten ujung barat perbatasan Jawa Timur (Jatim) dengan Jawa Tengah (Jateng) ini digadang sebagai lumbung pangan.

Penerima Banpang Bisa Kembalikan Beras ke Bulog, Jika Dinilai Beras Tidak Berkualitas

Penerima Banpang Bisa Kembalikan Beras ke Bulog, Jika Dinilai Beras Tidak Berkualitas

Sebanyak 256.850 warga Bojoneoro bakal terima bantuan pangan (banpang) tahap dua dari Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bojonegoro, tahapan ini periode Juli, Agustus, dan September. 

Serapan Jagung Oleh Bulog Bojonegoro Tembus 10 Ribu Ton

Serapan Jagung Oleh Bulog Bojonegoro Tembus 10 Ribu Ton

Produksi jagung melimpah. Perum BULOG Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target serapan Jagung Pipil Kering dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSO) tahun ini. Dari target sebesar 10.030 ton

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer