
LAMONGAN, Radar Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, harus mengikhlaskan ibunda tercinta Hj Zahronis berpulang ke rahmatullah kemarin (29/3).
Dengan menahan kesedihan dan tangis, Bupati Yes mengatakan, sang ibu meninggal dunia karena sakit. Selama tiga hari dirawat di RSUD Soegiri Lamongan.
Bupati Yes mengagumi sosok ibundanya yang pekerja keras dan taat beribadah. Menurut Bupati Yes, dalam kondisi sakit, sang ibu tidak pernah meninggalkan kewajibannya sebagai muslim untuk menjalankan salat lima waktu. “Saya sangat mengagumi Ibu dan Bapak, karena beliau tidak pernah meninggalkan salat meski harus dilakukan dalam keadaan terbaring maupun duduk,” ujar Bupati Yes sebelum pelepasan jenazah dari rumah duka di Desa/ Kecamatan Karanggeneng.
Bupati Yes dikenal sangat dekat dengan kedua orang tuanya. Bahkan, sering menemani kedua orang tuanya makan maupun berbelanja di tengah kesibukannya memimpin Pemkab Lamongan.
Bupati Yes memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kesalahan yang dilakukan ibunya semasa hidup, baik secara sengaja maupun tidak. Bupati Yes tidak bisa membalas semua perhatian masyarakat yang turut mengantarkan ibundanya di peristirahatan terakhir. “Terima kasih yang sebesar - besarnya, ibu meninggal di hari yang baik, dan insya Allah khusnul khatimah,” terangnya.
Selama ini, Hj Zahronis aktif berdagang di Pasar Karanggeneng. Karena sang suami harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD selama satu minggu, Hj Zahronis akhirnya harus dilarikan ke RS juga. ‘’Karena mungkin kedekatan batin dengan sang suami,’’ jelas Bupati Yes.
Pemakaman jenazah kemarin dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya, Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur, Ketua DPD Golkar Lamongan Kacung Purwanto, dan tokoh politik dari sejumlah parpol lainnya. Kemudian Kapolres AKBP Bobby A Condroputra, S.H, S.I.K, M.Si, Dandim 0812 Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, Wabup Abdul Rouf, Sekda Nalikan, dan sejumlah kepala OPD. (rka/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




