
LAMONGAN, Radar Lamongan - Bawaslu Lamongan terus memantau distribusi logistik Pemilu 2024. Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat Bawaslu Lamongan, Muttaqin mengatakan, pendistribusian logistik sudah sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, dia meminta KPU Lamongan mempersiapkan tempat penyimpanan yang aman di tiap kecamatan saat musim penghujan ini.
‘’Dan banyak di tempat kecamatan itu yang sebenarnya tempat penyimpanan agak kurang representatif, tapi cuma bisa diatasi oleh teman-teman kecamatan,’’ tutur Muttaqin kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (11/2).
Pengiriman logistik hari pertama berjumlah 6.830 kotak suara, Sabtu (10/2). Meliputi Kecamatan Sukorame, Bluluk, Modo, Ngimbang, Sambeng, Mantup, Kembangbahu, Babat, dan Kedungpring. Hari kedua kemarin, sebanyak 7.625 kotak suara dikirim ke Kecamatan Brondong, Laren, Paciran, Solokuro, Sugio, Pucuk, Sekaran, Maduran, dan Karanggeneng.
Sedangkan hari ini (12/2) dikirim sebanyak 6.310 kotak suara ke Kecamatan Lamongan, Tikung, Karangbinangun, Deket, Glagah, Sarirejo, Sukodadi, Kalitengah, Turi, jumlah kotak yang dikirim 6310.
Sehingga total yang dikirim sebanyak 20.765 kotak suara. Di dalam setiap kotak suara terdapat suara suara, tinta, segel, alat pemberi tanda pilihan, sampul kertas, karet pengikat suara, kantong plastik, formulir berita acara, sertifikat, dan catatan hasil pemungutan suara, serta beberapa logistik lainnya.
‘’Saya meminta kepada teman-teman jajaran KPU untuk segera mengecek ulang terkait gudang di kecamatan. Sehingga nanti hal yang tidak diinginkan adalah kejadian alam dan hujan, yang harus dipertimbangkan,’’ imbuhnya.
Selain itu, pihaknya meminta disribusi logistik Pemilu 2024 bisa tepat waktu, serta jumlahnya juga harus sesuai. Terutama memastikan H-1 nantinya seluruh logistik sudah ada di TPS.
‘’Jangan seperti biasanya H-1 pagi baru berdoyong-doyong membawa logistik ke TPS. Itu yang harus dipahami oleh kawan-kawan penyelenggara (KPU, Red),’’ ujarnya.
Ketua Komisioner KPU Lamongan, Mahrus Ali menjelaskan, untuk pendistribusian dibagi dua kloter per hari. ‘’Rata-rata kapasitas ada 110 kotak hingga 115 kotak per truk. Artinya kita menyesuaikan lokasinya juga,’’ ujar Mahrus.
Mahrus optimistis distribusi ke setiap waktu bisa tepat waktu. Sedangkan, lanjut dia, untuk gudang di kecamatan sudah dikoordinasikan dengan baik. Mahrus memastikan, gudang di kecamatan aman, yakni baik dari air, api, maupun gangguan lainnya. ‘’Intinya sejauh ini tidak bermasalah untuk di kecamatan,’’ terangnya. (sip/ind)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





