
LAMONGAN, Radar Lamongan - Daerah pemilihan (dapil) satu selalu menghadirkan persaingan yang kompetitif di setiap pemilihan legislatif (pileg). Dapil tersebut cukup ketat karena merupakan wilayah di pusat Kota Soto. Pada pileg tahun depan, sebanyak 131 caleg bakal bersaing di dapil wilayah Kecamatan Lamongan, Tikung, Karangbinangun, Deket, Glagah, dan Sarirejo tersebut.
Dari jumlah tersebut, hanya delapan petahana yang bakal maju lagi di dapil satu (selengkapnya lihat grafis). Sedangkan, dua peraih kursi memilih pindah. Yakni, Kaharudin memilih pindah ke dapil empat (Sekaran, Maduran, Sukodadi, Karanggeneng, Kalitengah, dan Turi), serta Moch. Arif Anshori pindah menjadi caleg DPRD Jatim.
Padahal, keduanya merupakan caleg potensial, karena menduduki empat besar peraih suara terbanyak di dapil satu. Berpindahnya dua caleg kuat tersebut, tentunya bisa memberikan peluang caleg di sejumlah partai untuk menaikkan perolehan kursi. Salah satunya Partai Golkar yang memiliki caleg baru yang dinilai cukup potensial.
‘’Kita menggerakkan semua elemen, baik pengurus harian pleno, yang ada di dapil satu bersama caleg,’’ tutur Ketua DPD Partai Golkar Lamongan, Kacung Purwanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (27/12).
Caleg petahana dapil satu dari Partai Golkar, Tulus Santoso mengungkapkan, dapil satu cukup berat, dengan pertarungan yang cukup keras. Tulus mengaku memiliki target invidu untuk bisa terpilih kembali. ‘’Kita fokus di daerah tertentu, untuk mengejar sesuai target, sehingga dapat terpilih kembali menjadi anggota DPR,’’ ucap Tulus.
PKB memiliki dua kursi dari dapil satu di DPRD Lamongan. Sehingga, caleg petahana dapil satu dari PKB, M. Burhanuddin menuturkan, baru pertama kali maju di pileg 2019 dan langsung meraih suara terbanyak kedua.
‘’Insya Allah dengan banyaknya program yang ada, dan adanya kesolidan teman tim bawah, sangat optimis untuk meraih suara terbanyak di dapil satu,’’ terang Ketua Komisi C DPRD Lamongan tersebut.
Baca Juga: Pemilu 2024, Sebanyak 139 Caleg Berebut 11 Kursi di Dapil Satu
Burhan, sapaan akrabnya menargetkan bisa menambah menjadi tiga kursi di dapil satu. Menurut dia, hambatan utamanya yakni dinamika politik di bawah sangat beragam tantangannya.
‘’Penting di internal kita PKB solid dan optimis untuk menambah kursi,’’ ujarnya.
PDIP yang juga meraih dua kursi di dapil satu, juga ingin menambah perolehan kursi di pileg nanti. Petahana dapil satu dari PDIP, Supono berharap bisa terpilih kembali menjadi anggota DPRD Lamongan. ‘’Insya Allah tambah meningkat, harapannya kita bisa masuk,’’ ujar Supono.
Sementara itu, Partai Gerindra yang tidak mendapatkan kursi di dapil satu, menargetkan bisa memperbaiki di pileg mendatang. Sekretaris DPC Partai Gerindra Lamongan, Imam Fadlli optimistis tahun depan menimal mendapatkan satu kursi di dapil satu.
‘’Dengan komposisi caleg yang ada, kita optimis dapil satu ini bisa meraih minimal satu, bahkan bisa dua kursi,’’ ujarnya. (sip/ind)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





