Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Kurang Tidur Bisa Mempercepat Penuaan Otak?

Farhan Reza Ardiansyah
Ilustrasi lemas saat bangun tidur
Ilustrasi lemas saat bangun tidur

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tidur merupakan proses penting bagi otak untuk memulihkan fungsi tubuh setelah menjalani aktivitas sepanjang hari. Ketika seseorang tidur, otak tetap bekerja untuk mengatur berbagai proses biologis, termasuk konsolidasi memori dan pengaturan aktivitas saraf.

Salah satu proses penting yang berlangsung selama tidur adalah pembersihan sisa metabolisme di otak melalui sistem glimfatik (glymphatic system).

Sistem ini membantu mengalirkan cairan untuk membersihkan berbagai zat sisa metabolisme yang menumpuk di jaringan otak selama seseorang terjaga.

Advertisement

Ketika waktu tidur terus-menerus berkurang, proses pemulihan dan pembersihan tersebut berpotensi terganggu. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berkaitan dengan gangguan fungsi otak dan peningkatan risiko masalah kognitif.

Penelitian: Kurang Tidur Berkaitan dengan Penuaan Biologis Otak

Advertisement

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Brain Sciences pada Desember 2025 berjudul Brain Age Acceleration on MRI Due to Poor Sleep: Associations, Mechanisms, and Clinical Implications membahas hubungan antara kualitas tidur dan penuaan biologis otak.

Penelitian tinjauan tersebut merangkum sejumlah studi yang menggunakan pemindaian MRI dan teknologi pembelajaran mesin untuk memperkirakan usia biologis otak.

Hasil analisis terhadap kelompok penelitian dengan lebih dari 25.000 peserta menunjukkan bahwa pola tidur yang kurang optimal berkaitan dengan percepatan usia otak sekitar 1–3 tahun berdasarkan estimasi MRI.

Peneliti juga membahas beberapa mekanisme yang mungkin terlibat, seperti peradangan saraf, gangguan pembuluh darah kecil, dan perubahan fungsi sistem glimfatik.

Namun, temuan tersebut perlu dipahami secara hati-hati. Hubungan antara kualitas tidur dan usia biologis otak belum membuktikan bahwa kurang tidur secara langsung menyebabkan otak menua 1–3 tahun lebih cepat. Penelitian ini juga menyoroti masih terbatasnya uji klinis yang membuktikan hubungan sebab-akibat tersebut.

Kurang Tidur dan Risiko Penurunan Daya Ingat

Selain berkaitan dengan usia biologis otak, durasi tidur juga berhubungan dengan kemampuan kognitif seseorang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mitos atau Fakta, Tidur Kurang dari 6 Jam Bisa Meningkatkan Risiko Stroke hingga Penyakit Jantung

Mitos atau Fakta, Tidur Kurang dari 6 Jam Bisa Meningkatkan Risiko Stroke hingga Penyakit Jantung

Sejumlah penelitian ilmiah menemukan adanya hubungan antara durasi tidur yang terlalu pendek dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Mitos atau Fakta, Mendengarkan Lagu Bisa Membuat Rileks Saat Tidur?

Mitos atau Fakta, Mendengarkan Lagu Bisa Membuat Rileks Saat Tidur?

Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa mendengarkan musik sebelum tidur berpotensi membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama pada orang dewasa yang mengalami kesulitan tidur.

Tips Tidur Nyenyak ala Militer, Teknik Relaksasi untuk Membantu Terlelap Lebih Cepat

Tips Tidur Nyenyak ala Militer, Teknik Relaksasi untuk Membantu Terlelap Lebih Cepat

Salah satu metode yang menarik perhatian adalah military sleep method atau teknik tidur ala militer, yang dikenal sebagai metode relaksasi untuk membantu tubuh dan pikiran lebih siap beristirahat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer