Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Konsumsi Kecap Secara Berlebihan, Bisa Berdampak pada Kesehatan

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Bahaya konsumsi kecap secara berlebihan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Bahaya konsumsi kecap secara berlebihan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kecap menjadi salah satu bahan pelengkap yang hampir tidak pernah absen dari berbagai hidangan. Mulai dari nasi goreng, mi, sate, hingga aneka masakan rumahan, kecap kerap digunakan untuk menambah cita rasa manis dan gurih.

Namun, di balik rasanya yang lezat, konsumsi kecap secara berlebihan juga perlu diperhatikan. Kecap, khususnya kecap asin, dapat mengandung natrium dalam jumlah cukup tinggi. Sementara itu, beberapa jenis kecap manis juga mengandung gula yang cukup banyak.

Jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan, asupan gula dan natrium dari kecap dapat ikut meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

Advertisement

1. Meningkatkan Asupan Natrium

Kecap asin umumnya memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Mengonsumsi makanan dengan kecap secara berlebihan dapat membuat asupan natrium harian menjadi lebih tinggi tanpa disadari.

Advertisement

Asupan natrium yang berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, terutama pada orang yang sensitif terhadap natrium.

2. Berpotensi Menambah Asupan Gula

Kecap manis mengandung gula sebagai salah satu bahan utamanya. Penggunaan kecap dalam jumlah banyak, terlebih jika dilakukan hampir setiap hari, dapat membuat konsumsi gula harian ikut meningkat.

Jika tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat dan aktivitas fisik, asupan gula berlebih dapat berkontribusi terhadap peningkatan berat badan dan berbagai gangguan metabolisme.

3. Kurang Baik bagi Orang dengan Tekanan Darah Tinggi

Bagi orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau perlu membatasi konsumsi natrium, penggunaan kecap asin perlu diperhatikan.

Bukan berarti harus menghindari kecap sepenuhnya, tetapi porsinya sebaiknya dikendalikan dan disesuaikan dengan kebutuhan serta anjuran tenaga kesehatan.

4. Dapat Mengganggu Pola Makan Sehat

Kecap memang dapat meningkatkan cita rasa makanan. Namun, jika digunakan secara berlebihan, seseorang bisa terbiasa dengan makanan yang memiliki rasa terlalu manis atau terlalu asin.

Advertisement
Editor : Bhagas Dani Purwoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Apakah Sarapan Bisa Menyebabkan Berat Badan Naik? Ini Penjelasan Ahli

Apakah Sarapan Bisa Menyebabkan Berat Badan Naik? Ini Penjelasan Ahli

bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan, muncul pertanyaan: apakah sarapan justru bisa menyebabkan berat badan naik ?

Mitos atau Fakta? Makan Sambil Bermain HP Bisa Membuat Otak Tidak Fokus

Mitos atau Fakta? Makan Sambil Bermain HP Bisa Membuat Otak Tidak Fokus

Kebiasaan makan sambil bermain ponsel menjadi hal yang cukup umum dilakukan, baik saat sarapan, makan siang maupun makan malam.

Mitos atau Fakta, Minum Teh Setelah Makan Tidak Baik bagi Tubuh?

Mitos atau Fakta, Minum Teh Setelah Makan Tidak Baik bagi Tubuh?

Namun, muncul anggapan bahwa minum teh setelah makan tidak baik bagi tubuh, terutama karena kandungan tanin dalam teh disebut dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer