Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Utama Mendengkur dan Cara Mengatasinya, Jangan Dianggap Sepele!

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Dalam beberapa kasus, mendengkur dapat berkaitan dengan gangguan tidur seperti sleep apnea. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Dalam beberapa kasus, mendengkur dapat berkaitan dengan gangguan tidur seperti sleep apnea. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Mendengkur atau ngorok merupakan kondisi yang cukup umum terjadi saat seseorang tidur. Suara tersebut muncul ketika aliran udara melalui hidung dan tenggorokan mengalami hambatan sehingga jaringan di sekitar saluran napas bergetar.

Meski sering dianggap sebagai kebiasaan tidur biasa, mendengkur yang terjadi terus-menerus atau disertai gejala tertentu perlu diperhatikan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat berkaitan dengan gangguan tidur seperti sleep apnea.

Penyebab Utama Mendengkur

Advertisement

Ada sejumlah faktor yang dapat membuat seseorang lebih mudah mendengkur, antara lain:

1. Posisi Tidur

Tidur telentang dapat membuat lidah dan jaringan lunak di tenggorokan lebih mudah jatuh ke belakang sehingga mempersempit saluran pernapasan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan munculnya suara dengkuran.

2. Berat Badan Berlebih

Penumpukan jaringan di sekitar leher dapat memberikan tekanan pada saluran pernapasan. Akibatnya, aliran udara menjadi lebih sempit dan suara dengkuran dapat terdengar lebih keras.

3. Hidung Tersumbat

Pilek, alergi, sinus, atau masalah pada saluran hidung dapat membuat seseorang kesulitan bernapas melalui hidung. Ketika saluran hidung menyempit, seseorang cenderung bernapas melalui mulut dan lebih mudah mendengkur.

4. Konsumsi Alkohol

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bahaya Partikel PM2.5 dari Karhutla, Mengapa Asap Bisa Menembus Jauh ke Paru-Paru?

Bahaya Partikel PM2.5 dari Karhutla, Mengapa Asap Bisa Menembus Jauh ke Paru-Paru?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga menghasilkan asap yang dapat mengancam kesehatan manusia.

Sering Lewat Jalan Berdebu? Waspadai Dampaknya bagi Pernapasan

Sering Lewat Jalan Berdebu? Waspadai Dampaknya bagi Pernapasan

Jalan berdebu menjadi pemandangan yang cukup sering ditemui saat musim kemarau. Kondisi jalan yang kering ditambah lalu-lalang kendaraan dapat membuat debu beterbangan dan mengganggu aktivitas warga.

Mitos atau Fakta, Tidur Kurang dari 6 Jam Bisa Meningkatkan Risiko Stroke hingga Penyakit Jantung

Mitos atau Fakta, Tidur Kurang dari 6 Jam Bisa Meningkatkan Risiko Stroke hingga Penyakit Jantung

Sejumlah penelitian ilmiah menemukan adanya hubungan antara durasi tidur yang terlalu pendek dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer