Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RSUD Blora Dapat Bantuan Alkes Puluhan Miliar dari Kemenkes

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
TINGKATKAN PELAYANAN: RSUD Dr. R. Soetijono Blora menerima bantuan sejumlah alkes dari Kemenkes.
TINGKATKAN PELAYANAN: RSUD Dr. R. Soetijono Blora menerima bantuan sejumlah alkes dari Kemenkes.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Soetijono Blora dapat menerima bantuan alat kesehatan (alkes) seharga puluhan miliar dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Kabid Pelayanan RSUD Dr. R. Soetijono Blora, Farida Laela mengatakan, bantuan alat dari Kemenkes tersebut merupakan penunjang sarana fasilitas RS.

‘’Alat tiba Tanggal 20 desember berupa X-ray portabel, CT scan 32 Unit, monografi, dan tim dari kementerian sudah datang untuk melakukan uji alat terebut,’’ terangnya.

Advertisement

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penggunaan alat tersebut bisa digunakan di luar atau dalam ruangan RS.

‘’Alat unit  X-ray ini perangkat yang dirancang mudah dipakai dengan mobile dan bisa dibawa ke lokasi pasien, dengan keadaan berbaring, duduk, berdiri maupun dengan situasi darurat,’’ imbuhnya.

Farida membeberkan beberapa harga bantuan alkes tersebut. Misalnya CT scan seharga Rp 15 miliar. Sehingga bantuan alkes ini dapat mempermudah layanan kepada pasien.

Advertisement

‘’Dengan fasilitas-fasilitas penunjang dari Kemenkes, pemasangan kateterisasi jantung atau pasang ring dan diagnosa kanker payudara, dengan alat monografi kita bisa lakukan di sini, tidak perlu rujuk lagi,’’ ujarnya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemenkes Sebut 23 Warga Indonesia Terserang Hantavirus dalam Waktu 2 Tahun, Kenali Gejala dan Pencegahannya Sejak Dini

Kemenkes Sebut 23 Warga Indonesia Terserang Hantavirus dalam Waktu 2 Tahun, Kenali Gejala dan Pencegahannya Sejak Dini

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sejak 2024 hingga April lau terdapat total 23 kasus positif hantavirus di seluruh Indonesia. Rinciannya masing-masing enam kasus di DI Yogyakarta dan DKI Jakarta, lima

Hantavirus Sudah Menyebar di 9 Provinsi Indonesia, Ini Bedanya dengan COVID-19

Hantavirus Sudah Menyebar di 9 Provinsi Indonesia, Ini Bedanya dengan COVID-19

Waspada Hantavirus di Indonesia! Kemenkes RI mencatat 23 kasus Seoul Virus di 9 provinsi dengan tingkat kematian 13%. Kenali gejala HFRS, cara penularan dari tikus melalui aerosol, serta perbedaannya dengan COVID-19

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus Tersebar di 9 Provinsi, Termasuk Jawa Timur!

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus Tersebar di 9 Provinsi, Termasuk Jawa Timur!

Waspada ancaman Hantavirus di Indonesia! Kemenkes RI laporkan 23 kasus di 9 provinsi, termasuk temuan di Jawa Timur. Kenali perbedaan Seoul Virus dengan Andes Virus, risiko kematian 13%

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer