29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Raditya Dipa Kusuma

Ingin Jadi Pembalap Motor

- Advertisement -

RADITYA Dipa Kusuma sering diajak ayahnya melihat disirkuit dan even-even balapan. Dia suka dan ikut berlatih. Setiap Sabtu dan Minggu, Radit berlatih bersama ayahnya.

 

‘’Latihan jam tiga sore. Latihannya biasanya di GOR (Lamongan Sport Center, Red) Lamongan,’’ tutur peraih juara empat Kejurprov Jateng Dulongmas Road Race Championship 2021 kelas mini GP U 4-8 tahun itu.

 

Meskipun sering jatuh dan merasakan sakit, Radit tetap semangat berlatih karena ingin menjadi racer. Dia masih kesulitan saat mengendarai motor secara miring dan berbelok.

- Advertisement -

 

Radit merasa tidak ada perasaan takut setiap mengikuti perlombaan balap. ‘’Sampai go internasional seperti balap MotoGP,’’ ucap peraih urutan kelima Kejurprov Jateng Casytha Manahadap Road Race 2022 seri 2 kelas bebek 4T STD 150 cc pemula Ecu STD 10 tahun di Boyolali itu.

Baca Juga :  Kuncinya Jaga Keseimbangan

 

Menurut Radit, ayahnya sebelumnya juga seorang pembalap saat muda. Namun, sekarang sudah tidak mengaspal lagi.  ‘’Saya sering  lihat balapan di TV dan youtube,’’ ujar anak SD Alam Citra Insani tersebut. (sip/yan)

RADITYA Dipa Kusuma sering diajak ayahnya melihat disirkuit dan even-even balapan. Dia suka dan ikut berlatih. Setiap Sabtu dan Minggu, Radit berlatih bersama ayahnya.

 

‘’Latihan jam tiga sore. Latihannya biasanya di GOR (Lamongan Sport Center, Red) Lamongan,’’ tutur peraih juara empat Kejurprov Jateng Dulongmas Road Race Championship 2021 kelas mini GP U 4-8 tahun itu.

 

Meskipun sering jatuh dan merasakan sakit, Radit tetap semangat berlatih karena ingin menjadi racer. Dia masih kesulitan saat mengendarai motor secara miring dan berbelok.

- Advertisement -

 

Radit merasa tidak ada perasaan takut setiap mengikuti perlombaan balap. ‘’Sampai go internasional seperti balap MotoGP,’’ ucap peraih urutan kelima Kejurprov Jateng Casytha Manahadap Road Race 2022 seri 2 kelas bebek 4T STD 150 cc pemula Ecu STD 10 tahun di Boyolali itu.

Baca Juga :  Lebih Banyak Manfaatkan Lahan Perhutani

 

Menurut Radit, ayahnya sebelumnya juga seorang pembalap saat muda. Namun, sekarang sudah tidak mengaspal lagi.  ‘’Saya sering  lihat balapan di TV dan youtube,’’ ujar anak SD Alam Citra Insani tersebut. (sip/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Tingkatkan Sinergi Hadapi Resesi

Volume Waduk 50 Persen

Musnahkan BB Pil Dobel L

Ditawur, Tiga Terluka, Motor Dirusak


/