alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Kenji Saifani Fitrianto

Pegang Sabuk Hijau

KENJI Saifani Fitrianto sering mengikuti kejuaraan bela diri bersama adik kembarnya.

“Saya juara satu lomba taekwondo tingkat provinsi pada nomor tarung di Surabaya. Di luar itu, saya juga menjadi juara satu balap sepeda criterium Bupati Cup. Kebetulan, dalam kedua lomba tersebut, juara kedua diraih oleh adik saya,” kata Kenji yang akan berulang tahun ke-9 bulan depan.

 

“Saya dan adik saya berlatih sejak kelas 2 SD atas dorongan orang tua. Tadinya, kami berencana untuk mengikuti perguruan silat Tapak Suci, namun untuk mengikuti perguruan tersebut, peserta harus minimal berada di kelas 3 SD,” imbuh siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Lamongan tersebut.

 

Kenji memiliki cara tersendiri untuk mengalahkan lawannya. “Saya selalu menekankan pada teknik serangan dan bertahan saat bertanding. Saya senang bisa memenangkan berbagai perlombaan,” kata bocah yang kini memegang sabuk hijau taekwondo itu.

Baca Juga :  Target Sehari Hafal Lima Ayat

 

Kenji berlatih taekwondo tiga kali dalam seminggu. “Setiap Rabu, Jumat, dan Minggu. Kalau hari Rabu dan Jumat latihannya satu setengah jam, sedangkan untuk Minggu latihannya tiga jam,” jelasnya.

 

Selain di perguruan, Kenji bersama adiknya berlatih di rumah. Dia ingin menjadi atlet taekwondo yang terkenal. “Agar dapat membanggakan orang tua dan negara,” ujarnya. (edo/yan)

KENJI Saifani Fitrianto sering mengikuti kejuaraan bela diri bersama adik kembarnya.

“Saya juara satu lomba taekwondo tingkat provinsi pada nomor tarung di Surabaya. Di luar itu, saya juga menjadi juara satu balap sepeda criterium Bupati Cup. Kebetulan, dalam kedua lomba tersebut, juara kedua diraih oleh adik saya,” kata Kenji yang akan berulang tahun ke-9 bulan depan.

 

“Saya dan adik saya berlatih sejak kelas 2 SD atas dorongan orang tua. Tadinya, kami berencana untuk mengikuti perguruan silat Tapak Suci, namun untuk mengikuti perguruan tersebut, peserta harus minimal berada di kelas 3 SD,” imbuh siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Lamongan tersebut.

 

Kenji memiliki cara tersendiri untuk mengalahkan lawannya. “Saya selalu menekankan pada teknik serangan dan bertahan saat bertanding. Saya senang bisa memenangkan berbagai perlombaan,” kata bocah yang kini memegang sabuk hijau taekwondo itu.

Baca Juga :  Main Boneka sambil Nonton TV

 

Kenji berlatih taekwondo tiga kali dalam seminggu. “Setiap Rabu, Jumat, dan Minggu. Kalau hari Rabu dan Jumat latihannya satu setengah jam, sedangkan untuk Minggu latihannya tiga jam,” jelasnya.

 

Selain di perguruan, Kenji bersama adiknya berlatih di rumah. Dia ingin menjadi atlet taekwondo yang terkenal. “Agar dapat membanggakan orang tua dan negara,” ujarnya. (edo/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/