Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Pembunuhan di Kanor Dipicu Frustrasi

Y
Ilustrasi pembunuhan.
Ilustrasi pembunuhan.

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Polres Bojonegoro belum mengungkap sepenuhnya motif penganiayaan yang menyebabkan Supatmi, 40, warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor meninggal. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bojonegoro AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, berdasar keterangan terduga pelaku mengalami frustasi dengan kondisi saat ini.

"Keterangan yang bersangkutan memang frustasi terhadap situasinya saat ini. Hubungan dengan istri tidak baik," ungkap AKP Cipto saat ditemui di ruangannya kemarin (27/8).

Menurut dia, Mahfud, 30, yang merupakan anak kandung korban, frustasi dengan situasi dialami saat ini, ditambah kondisi orang tua sedang sakit. Sedangkan, sebelumnya, kata AKP Cipto, berdasar keterangan warga sekitar, kondisi Mahfud masih tergolong normal. Masih nyambung diajak komunikasi.

"Keterangan warga sekitar, sebelumnya masih biasa. Memang dua kali kumat, sekali sudah lama dan dua kali kemarin (Rabu, red) lalu itu," imbuh pria besar di Kecamatan Soko, Tuban itu.

Advertisement

AKP Cipto membenarkan informasi terduga pelaku pulang dari Kalimantan. Tepatnya delapan bulan lalu. "Iya, sudah pulang (dari Kalimantan, red) delapan bulan lalu," imbuhnya.

Polisi belum bisa memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Lantaran masih proses asesmen di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Hasil asesmen diketahui paling cepat lima hari dan paling lambat tujuh hari setelah asesmen.

"Tergantung asesmen dokter. Paling cepat lima hari, paling lambat tujuh hari ke depan," pungkas alumnus SMAN 1 Bojonegoro itu.

Sementara itu, Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ani Pujiningrum belum bisa dikonfirmasi terkait asesmen terduga pelaku penganiayaan dan pembunuhan orang tua kandung tersebut.

Sebelumnya, Supatmi, 40, warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor meninggal  setelah menjadi korban kekerasan anaknya sendiri Mahfud. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. (yna/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Status Kejiwaan Pelaku Penganiayaan Ibu Kandung di Kanor Belum Jelas

Status Kejiwaan Pelaku Penganiayaan Ibu Kandung di Kanor Belum Jelas

Sepekan sudah pascakejadian penganiayaan dan pembunuhan ibu kandung di Desa Bungur, Kecamatan Kanor, namun kepolisian resor (polres) belum bisa menyimpulkan status kejiwaan terduga pelaku, Mahfud, 30. 

Ibu Asal Kanor Bojonegoro Tewas di Tangan Anak Kandung yang Mengidap Gangguan Jiwa

Ibu Asal Kanor Bojonegoro Tewas di Tangan Anak Kandung yang Mengidap Gangguan Jiwa

Warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor digegerkan dugaan penganiyaan berujung pembunuhan terhadap ibu kandung oleh anaknya sendiri kemarin (26/8). Peristiwa naas itu dialami SI, 65, ibu kandung tersangka berinisial MF, 30.

Pembunuhan di Desa Bungur, Kanor: Ayahnya Mengalami Luka Serius di Kepala

Pembunuhan di Desa Bungur, Kanor: Ayahnya Mengalami Luka Serius di Kepala

BUKAN hanya ibunya pelaku yang jadi korban penganiayaan, ayahnya juga jadi korban penganiayaan dengan sejumlah luka di kepala, hingga dilarikan ke rumah sakit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer