alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Sekali Kirim, Kurir SS Diberi Rp 300 Ribu

13 Tersangka Narkoba di Lamongan Saling Kenal

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Frendi, 27, asal Kelurahan/Kecamatan Bulak, Surabaya kembali harus merasakan pengapnya hotel prodeo. Pria yang pernah menjalani pidana 3 tahun penjara karena kasus pencabulan pada 2017 di Surabaya itu, kemarin (26/4) dipamerkan Polres Lamongan sebagai tersangka kasus sabu – sabu.

 

Di hadapan petugas, Frendi menyatakan, sabu – sabu yang dibawanya untuk pelanggan di Kecamatan Sugio. Sekali pengiriman ke wilayah Lamongan, dia mendapatkan uang kurir Rp 300 ribu.

 

‘’Kalau saya melakukan kiriman baru beberapa bulan. Kalau memakai barang tersebut, kurang lebih setahun lamanya,’’ jelasnya.

 

Frendi menjadi salah satu dari 13 tersangka kasus peredaran narkoba selama Ramadan. ‘’Ada satu tersangka yang diamankan adalah residivis pelaku pencabulan. Kini melakukan peredaran sabu – sabu,’’ kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.

Baca Juga :  Formatur Terpilih, Semangat Menggali Kader Terbaik

 

Dari 13 tersangka itu, barang buktinya 9,27 gram sabu – sabu, 217 butir pil dobel L, dan 141 butir pil carnopen. Selain itu, uang Rp 1,9 juta, sebuah timbangan digital, dan 13 handphone berbagai merek.

 

Para tersangka itu mengedarkan narkoba di wilayah Brondong, Paciran, Sukodadi, Sugio, dan Solokuro. Mayoritas narkoba itu kiriman dari wilayah Madura dan Surabaya. ”Jadi yang diamankan, sebanyak 13 tersangka ini satu sama lain saling mengenal setelah tertangkap ini,’’ kata Kapolres. (mal/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan –  Frendi, 27, asal Kelurahan/Kecamatan Bulak, Surabaya kembali harus merasakan pengapnya hotel prodeo. Pria yang pernah menjalani pidana 3 tahun penjara karena kasus pencabulan pada 2017 di Surabaya itu, kemarin (26/4) dipamerkan Polres Lamongan sebagai tersangka kasus sabu – sabu.

 

Di hadapan petugas, Frendi menyatakan, sabu – sabu yang dibawanya untuk pelanggan di Kecamatan Sugio. Sekali pengiriman ke wilayah Lamongan, dia mendapatkan uang kurir Rp 300 ribu.

 

‘’Kalau saya melakukan kiriman baru beberapa bulan. Kalau memakai barang tersebut, kurang lebih setahun lamanya,’’ jelasnya.

 

Frendi menjadi salah satu dari 13 tersangka kasus peredaran narkoba selama Ramadan. ‘’Ada satu tersangka yang diamankan adalah residivis pelaku pencabulan. Kini melakukan peredaran sabu – sabu,’’ kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.

Baca Juga :  Hilal Berpotensi Terlihat di Tanjung Kodok Lamongan

 

Dari 13 tersangka itu, barang buktinya 9,27 gram sabu – sabu, 217 butir pil dobel L, dan 141 butir pil carnopen. Selain itu, uang Rp 1,9 juta, sebuah timbangan digital, dan 13 handphone berbagai merek.

 

Para tersangka itu mengedarkan narkoba di wilayah Brondong, Paciran, Sukodadi, Sugio, dan Solokuro. Mayoritas narkoba itu kiriman dari wilayah Madura dan Surabaya. ”Jadi yang diamankan, sebanyak 13 tersangka ini satu sama lain saling mengenal setelah tertangkap ini,’’ kata Kapolres. (mal/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Seragam Guru KB – TK Telan Rp 1,6 M

Kunjungan Redaksi

Artikel Terbaru

/