alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Dugaan Korupsi Pasar Cepu

Kejari Kantongi Tersangka Baru

Penyidikan Dua Pasar Masih di Meja Polisi

BLORA, Radar Bojonegoro – Jual beli kios pasar di Kabupaten Blora rawan terjadi korupsi, setelah dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Cepu, dengan menyeret tiga tersangka.

 

Aroma korupsi juga muncul dari Pasar Wulung, Kecamatan Randublatung. Namun, pengusutannya masih ditangani penyidik polres.

 

Kasus dugaan pungli Pasar Cepu masih berlanjut, sebab berpotensi muncul tersangka baru. Namun, menunggu proses kasasi  tiga terdakwa, yakni Sarmidi, mantan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Dindagkop UKM)  Kabupaten Blora; Warso, mantan Kabid Pasar Dindagkop dan UMKM Kabupaten Blora; dan Sofaat mantan Kepala UPT Pasar Cepu.

 

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Blora, Adnan mengatakan, terkait kasus dugaan pungli kios Pasar Cepu tiga terdakwa sudah divonis pengadilan.

Baca Juga :  Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lamongan

 

‘’Untuk kasus Cepu, jadi tim kami bersama pimpinan akan membahas lagi, karena di situ kan akan tertuang siapa lagi putusan-putusan itu karena di bidangnya,’’ ucapnya.

 

Adnan menjelaskan, potensi pelaku baru diperkirakan bertambah, namun saat ini masih perlu memperjelas dan memastikan alat bukti.

 

‘’Kalau potensi-potensinya sih ada, tapi butuh diperjelas dan dibuktikan nanti, alat bukti surat tugas akan lebih mantab,’’ lanjutnya.

 

Adnan menegaskan, masih menunggu kasasi. Diperkirakan dalam satu bulan kedepan sudah keluar. ‘’Intinya menunggu kasasi dulu, kalau ada tersangka lagi,’’ tuturnya. (luk/msu)

Penyidikan Dua Pasar Masih di Meja Polisi

BLORA, Radar Bojonegoro – Jual beli kios pasar di Kabupaten Blora rawan terjadi korupsi, setelah dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Cepu, dengan menyeret tiga tersangka.

 

Aroma korupsi juga muncul dari Pasar Wulung, Kecamatan Randublatung. Namun, pengusutannya masih ditangani penyidik polres.

 

Kasus dugaan pungli Pasar Cepu masih berlanjut, sebab berpotensi muncul tersangka baru. Namun, menunggu proses kasasi  tiga terdakwa, yakni Sarmidi, mantan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Dindagkop UKM)  Kabupaten Blora; Warso, mantan Kabid Pasar Dindagkop dan UMKM Kabupaten Blora; dan Sofaat mantan Kepala UPT Pasar Cepu.

 

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Blora, Adnan mengatakan, terkait kasus dugaan pungli kios Pasar Cepu tiga terdakwa sudah divonis pengadilan.

Baca Juga :  Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lamongan

 

‘’Untuk kasus Cepu, jadi tim kami bersama pimpinan akan membahas lagi, karena di situ kan akan tertuang siapa lagi putusan-putusan itu karena di bidangnya,’’ ucapnya.

 

Adnan menjelaskan, potensi pelaku baru diperkirakan bertambah, namun saat ini masih perlu memperjelas dan memastikan alat bukti.

 

‘’Kalau potensi-potensinya sih ada, tapi butuh diperjelas dan dibuktikan nanti, alat bukti surat tugas akan lebih mantab,’’ lanjutnya.

 

Adnan menegaskan, masih menunggu kasasi. Diperkirakan dalam satu bulan kedepan sudah keluar. ‘’Intinya menunggu kasasi dulu, kalau ada tersangka lagi,’’ tuturnya. (luk/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/