29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Tiga Pelaku masih DPO

Amankan Spesialis Pencuri Pompa Air

- Advertisement -

DEKET, Radar LamonganPetugas Polsek Deket membekuk Arif Rahman Hidayat, 25, yang merupakan satu pelaku dari komplotan spesialis pencuri pompa air di Lamongan. Tiga pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Cemong, 21, AP, 17, dan Riyan, 19.

 

‘’Untuk saat ini tersangka masih dikembangkan, karena tiga masih DPO. Apalagi tak hanya satu TKP, namun banyak TKP,’’ tutur Kapolsek Deket AKP Iswati kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Semula, Kades Sidorejo Saptaya Nugraha Duta menerima keluhan dari warganya kehilangan tiga unit pompa air di tambak, Senin (23/11). Selanjutnya, Nugroho, sapaan akrabnya bersama warga setempat melaporkan ke Polsek terdekat. Selanjutnya, petugas menemukan ada yang menawarkan pompa air di akun jual – beli di Facebook.

Baca Juga :  Hindari Kemacetan, Proyek Dikerjakan Malam di Lamongan
- Advertisement -

 

‘’Dari situlah akhinya mengetahui adanya penjualan pompa air nampak seperti yang hilang,’’ ucap Iswati.

 

Selanjutnya, petugas menyelidiki dengan menawar pompa air yang di posting di Facebook. Petugas selanjutnya menangkap Arif Rahman di rumahnya. Berdasarkan pengakuan pelaku, tidak hanya satu kali melakukan pencurian pompa air. Namun, pelaku telah dilakukan pencurian pompa air di Kecamatan Lamongan, Sukodadi, Pucuk, dan Deket.

 

‘’Untuk satu pompa air dijual dengan harga Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. Hasilnya di bagi bersama-sama,’’ ujarnya. (mal/ind)

DEKET, Radar LamonganPetugas Polsek Deket membekuk Arif Rahman Hidayat, 25, yang merupakan satu pelaku dari komplotan spesialis pencuri pompa air di Lamongan. Tiga pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni Cemong, 21, AP, 17, dan Riyan, 19.

 

‘’Untuk saat ini tersangka masih dikembangkan, karena tiga masih DPO. Apalagi tak hanya satu TKP, namun banyak TKP,’’ tutur Kapolsek Deket AKP Iswati kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Semula, Kades Sidorejo Saptaya Nugraha Duta menerima keluhan dari warganya kehilangan tiga unit pompa air di tambak, Senin (23/11). Selanjutnya, Nugroho, sapaan akrabnya bersama warga setempat melaporkan ke Polsek terdekat. Selanjutnya, petugas menemukan ada yang menawarkan pompa air di akun jual – beli di Facebook.

Baca Juga :  Hanum Salsabila Rosyida, Juara 1 Kaligrafi Kotemporer Se-Jawa 
- Advertisement -

 

‘’Dari situlah akhinya mengetahui adanya penjualan pompa air nampak seperti yang hilang,’’ ucap Iswati.

 

Selanjutnya, petugas menyelidiki dengan menawar pompa air yang di posting di Facebook. Petugas selanjutnya menangkap Arif Rahman di rumahnya. Berdasarkan pengakuan pelaku, tidak hanya satu kali melakukan pencurian pompa air. Namun, pelaku telah dilakukan pencurian pompa air di Kecamatan Lamongan, Sukodadi, Pucuk, dan Deket.

 

‘’Untuk satu pompa air dijual dengan harga Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. Hasilnya di bagi bersama-sama,’’ ujarnya. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Demi Cewek di Luar Negeri, Curi HP

Suka Mewarnai Spongebob

Tingkatkan Sinergi Hadapi Resesi

Volume Waduk 50 Persen


/