alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Jual Sabu-Sabu, Ibu Empat Anak di Lamongan Diringkus

LAMONGAN, Radar Lamongan – Nur’aini, 42, asal Tambakrigadung, Kecamatan Tikung diamankan Satreskoba Polres Lamongan. Dia menjadi tersangka peredaran sabu – sabu.

 

‘’Tersangka diamankan usai melakukan pengiriman dengan sistem ranjau, tak jauh dari rumah kos,’’ tutur Kasatnarkoba Polres Lamongan, AKP Khusen, kemarin (19/5).

 

Tersangka menyewa kamar kos di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan. Menurut Khusen, anggotanya mendapatkan informasi adanya peredaran sabu – sabu di sekitar  kelurahan setempat. Saat penyelidikan, polisi mencurigai tersangka yang mondar – mandir di depan rumah kos. Diduga, ibu empat anak itu usai melakukan pengiriman sabu – sabu secara ranjau dan menunggu diambil pembelinya.

 

‘’Satu klip ditemukan di pot bunga di depan rumah dan diakui miliknya. Hendak dijual kepada pelanggannya,’’ jelas Khusen.

Baca Juga :  Berkas Migor Oplosan Lengkap, Tunggu Jadwal Sidang

 

Saat polisi menggeledah kamar kos, ditemukan satu klip sabu – sabu. Versi Khusen, tersangka mengaku klip yang disimpan itu dikonsumsi sendiri. Polisi juga menemukan pipet untuk alat hisap.

 

‘’Pengakuan tersangka, melakukan pembelian satu klip dengan harga Rp 1 juta,’’ ujar Khusen.

 

Dari pembelian itu, tersangka membagi dalam bentuk klip – klip beda ukuran.  Ada klip SS yang dijual Rp 400 ribu dan Rp 500 ribu. Selain mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu untuk pembelian Rp 1 juta itu, tersangka juga bisa memakai barang terlarang tersebut.

 

Khusen menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka, peredaran SS itu  sudah dilakukan sekitar setahun.

 

‘’Barang bukti yang diamankan, 0,66 gram sabu – sabu, uang tunai Rp 400 ribu, satu pipet kaca, satu handphone Oppo A3S,’’ katanya. (mal/yan)

Baca Juga :  Bertahan Meski Peminat Makin Meredup

LAMONGAN, Radar Lamongan – Nur’aini, 42, asal Tambakrigadung, Kecamatan Tikung diamankan Satreskoba Polres Lamongan. Dia menjadi tersangka peredaran sabu – sabu.

 

‘’Tersangka diamankan usai melakukan pengiriman dengan sistem ranjau, tak jauh dari rumah kos,’’ tutur Kasatnarkoba Polres Lamongan, AKP Khusen, kemarin (19/5).

 

Tersangka menyewa kamar kos di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan. Menurut Khusen, anggotanya mendapatkan informasi adanya peredaran sabu – sabu di sekitar  kelurahan setempat. Saat penyelidikan, polisi mencurigai tersangka yang mondar – mandir di depan rumah kos. Diduga, ibu empat anak itu usai melakukan pengiriman sabu – sabu secara ranjau dan menunggu diambil pembelinya.

 

‘’Satu klip ditemukan di pot bunga di depan rumah dan diakui miliknya. Hendak dijual kepada pelanggannya,’’ jelas Khusen.

Baca Juga :  Opening Ceremony Penuh Kejutan

 

Saat polisi menggeledah kamar kos, ditemukan satu klip sabu – sabu. Versi Khusen, tersangka mengaku klip yang disimpan itu dikonsumsi sendiri. Polisi juga menemukan pipet untuk alat hisap.

 

‘’Pengakuan tersangka, melakukan pembelian satu klip dengan harga Rp 1 juta,’’ ujar Khusen.

 

Dari pembelian itu, tersangka membagi dalam bentuk klip – klip beda ukuran.  Ada klip SS yang dijual Rp 400 ribu dan Rp 500 ribu. Selain mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu untuk pembelian Rp 1 juta itu, tersangka juga bisa memakai barang terlarang tersebut.

 

Khusen menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka, peredaran SS itu  sudah dilakukan sekitar setahun.

 

‘’Barang bukti yang diamankan, 0,66 gram sabu – sabu, uang tunai Rp 400 ribu, satu pipet kaca, satu handphone Oppo A3S,’’ katanya. (mal/yan)

Baca Juga :  Tersangka Pencurian Mobil Dinas Bupati Bojonegoro Dilimpah ke Kejari

Artikel Terkait

Most Read

Jembatan Ngraho-Blora Tak Masuk RAPBD 2019

Kuncinya Kebugaran Pemain

Pengguna Premium Masih Tinggi

Artikel Terbaru


/