28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Sidang Tuntutan Minggu Depan

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sidang tuntutan kasus peredaran rokok tanpa pita cukai ditunda.

 

‘’Ditunda minggu depan,’’ kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mizar.

 

Terdakwa kasus ini, Sirjono, 48, asal Desa Kuripan, Kecamatan Babat. JPU berharap sidang minggu depan tidak ditunda lagi.

- Advertisement -

 

Seperti diberitakan, kasus ini berawal saat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik mendapatkan informasi adanya penjualan rokok dengan harga yang sangat murah. Saat ditelusuri, ditemukan merek rokok tanpa pita cukai di warung milik terdakwa. Barang bukti yang diamankan, 100.148 batang rokok dari 10 merek tanpa pita cukai. Diduga, negara mengalami kerugian Rp 71 juta.

 

Sirjono dijerat pasal 54 atau 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 terkait cukai. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.  Sirjono kini ditahan di Lapas Kelas IIB Lamongan. (mal/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sidang tuntutan kasus peredaran rokok tanpa pita cukai ditunda.

 

‘’Ditunda minggu depan,’’ kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mizar.

 

Terdakwa kasus ini, Sirjono, 48, asal Desa Kuripan, Kecamatan Babat. JPU berharap sidang minggu depan tidak ditunda lagi.

- Advertisement -

 

Seperti diberitakan, kasus ini berawal saat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B Gresik mendapatkan informasi adanya penjualan rokok dengan harga yang sangat murah. Saat ditelusuri, ditemukan merek rokok tanpa pita cukai di warung milik terdakwa. Barang bukti yang diamankan, 100.148 batang rokok dari 10 merek tanpa pita cukai. Diduga, negara mengalami kerugian Rp 71 juta.

 

Sirjono dijerat pasal 54 atau 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 terkait cukai. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.  Sirjono kini ditahan di Lapas Kelas IIB Lamongan. (mal/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/