alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Wednesday, October 5, 2022

Dituntut Lima Tahun Penjara

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Hadi Asrori, 25, yang tinggal di rumah kontrakan Perumahan Witara Blok E5 Desa Tanjung, Lamongan dituntut lima tahun penjara. Dia dinilai terlibat peredaran sabu – sabu (SS).

 

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dwi Dara Agustina, menyatakan terdakwa Hadi Asrori telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak menyimpan, menguasai narkotika golongan I bukan tanaman. Ancamannya pasal 112 ayat 1.

 

‘’Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama lima tahun dan ditambah denda Rp 1,415 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama dua bulan, dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jaksa Banding Kasys Proyek Fiktif Kades Kanten, Trucuk Bojonegoro
- Advertisement -

 

JPU meminta barang bukti berupa klip sabu, sebuah kotak kecil biru, sebuah HP dirampas untuk dimusnahkan.

 

Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan  kemarin (16/8) digelar secara zoom. ‘’Terhadap tuntutan ini, Saudara bagaimana?,’’ tanya Ketua Majelis Hakim, Maskur Hidayat.

 

Arif Hidayat, penasihat hukum dari terdakwa, memohon waktu kepada majelis hakim untuk menyampaikan tanggapan secara tertulis. Saat dikonfirmasi terpisah, Arif mengatakan, ada hal yang meringankan bagi terdakwa. Yakni, sopan di persidangan, menyesali perbuatannya, dan terdakwa merupakan tulang punggung dan belum pernah dihukum.

 

‘’Atas tuntutan tersebut, kami penasihat hukum akan mengajukan pembelaan. Sidang ditunda satu minggu,’’ ujarnya.

 

Seperti diberitakan, kasus ini awalnya Polo yang menjadi DPO, mendatangi rumah terdakwa pukul 22.00 (18/2). Dia menitipkan sebuah kotak kecil biru berisi lima klip plastik sabu. Dua hari kemudian, anggota satresnarkoba menangkap terdakwa. Penangkapan itu dari perkembangan kasus istri terdakwa yang juga terlibat narkoba. (sip/yan)

Baca Juga :  MUI Kecam Investasi Bodong di Bojonegoro

LAMONGAN, Radar Lamongan – Hadi Asrori, 25, yang tinggal di rumah kontrakan Perumahan Witara Blok E5 Desa Tanjung, Lamongan dituntut lima tahun penjara. Dia dinilai terlibat peredaran sabu – sabu (SS).

 

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dwi Dara Agustina, menyatakan terdakwa Hadi Asrori telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak menyimpan, menguasai narkotika golongan I bukan tanaman. Ancamannya pasal 112 ayat 1.

 

‘’Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama lima tahun dan ditambah denda Rp 1,415 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama dua bulan, dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Lamongan Masuk 10 Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI 2022
- Advertisement -

 

JPU meminta barang bukti berupa klip sabu, sebuah kotak kecil biru, sebuah HP dirampas untuk dimusnahkan.

 

Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lamongan  kemarin (16/8) digelar secara zoom. ‘’Terhadap tuntutan ini, Saudara bagaimana?,’’ tanya Ketua Majelis Hakim, Maskur Hidayat.

 

Arif Hidayat, penasihat hukum dari terdakwa, memohon waktu kepada majelis hakim untuk menyampaikan tanggapan secara tertulis. Saat dikonfirmasi terpisah, Arif mengatakan, ada hal yang meringankan bagi terdakwa. Yakni, sopan di persidangan, menyesali perbuatannya, dan terdakwa merupakan tulang punggung dan belum pernah dihukum.

 

‘’Atas tuntutan tersebut, kami penasihat hukum akan mengajukan pembelaan. Sidang ditunda satu minggu,’’ ujarnya.

 

Seperti diberitakan, kasus ini awalnya Polo yang menjadi DPO, mendatangi rumah terdakwa pukul 22.00 (18/2). Dia menitipkan sebuah kotak kecil biru berisi lima klip plastik sabu. Dua hari kemudian, anggota satresnarkoba menangkap terdakwa. Penangkapan itu dari perkembangan kasus istri terdakwa yang juga terlibat narkoba. (sip/yan)

Baca Juga :  MUI Kecam Investasi Bodong di Bojonegoro

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Rancang Dua Opsi

Pelebaran Mulai Rampung


/