alexametrics
32.3 C
Bojonegoro
Wednesday, October 5, 2022

Upayakan Restitusi bagi Korban Pencabulan

Tunggu Pengembalian Berkas dari Penyidik

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Proses hukum kasus pencabulan dengan tersangka AK, 56, terhadap remaja di bawah umur yatim piatu Bunga, 16, (bukan nama sebenarnya) terus bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan sudah menerima berkas kasus di wilayah tengah Kota Soto itu. Namun, proses berkas kini P-19 yakni berkas dikembalikan kepada penyidik karena ada kekurangan. Kasi Pidum Kejari Lamongan Agung Rokhianwan menuturkan, hingga kini penyidik belum mengembalikan kembali berkas kasus tersebut.

 

‘’Apakah masih ada kendala atau yang lainnya, kami belum mengetahui,’’ ujar Agung kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/8).

 

Dalam waktu dekat, Agung mengaku akan memanggil penyidik terkait berkas tersebut. Yakni mengkonfirmasi kelengkapan berkas tersebut. Menurut dia, poin pasal dalam berkas harus jelas saat persidangan nanti. Apalagi, korban merupakan anak di bawah umur.

Baca Juga :  Egga Ayu Segera Dilimpah ke Kejari Bojonegoro
- Advertisement -

 

‘’Sehingga bukti-bukti harus lengkap saat persidangan nanti,’’ imbuhnya.

 

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, AK ditetapkan tersangka telah mencabuli Bunga hingga hamil. Agung memastikan, pihak penyidik sudah berkoordinasi terkait adanya pengajuan retistusi (ganti kerugian yang diberikan kepada korban).

 

Sebab, korban merupakan anak yatim piatu. Itu nantinya untuk biaya persalinan korban. Selanjutnya, diakui Agung, tim lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Sehingga, diketahui besaran ganti rugi yang pantas untuk korban.

 

‘’Pastinya nanti kalau mengajukan akan dilakukan pendampingan dari LPSK saat sidang,’’ terang Agung. (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Proses hukum kasus pencabulan dengan tersangka AK, 56, terhadap remaja di bawah umur yatim piatu Bunga, 16, (bukan nama sebenarnya) terus bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan sudah menerima berkas kasus di wilayah tengah Kota Soto itu. Namun, proses berkas kini P-19 yakni berkas dikembalikan kepada penyidik karena ada kekurangan. Kasi Pidum Kejari Lamongan Agung Rokhianwan menuturkan, hingga kini penyidik belum mengembalikan kembali berkas kasus tersebut.

 

‘’Apakah masih ada kendala atau yang lainnya, kami belum mengetahui,’’ ujar Agung kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/8).

 

Dalam waktu dekat, Agung mengaku akan memanggil penyidik terkait berkas tersebut. Yakni mengkonfirmasi kelengkapan berkas tersebut. Menurut dia, poin pasal dalam berkas harus jelas saat persidangan nanti. Apalagi, korban merupakan anak di bawah umur.

Baca Juga :  Guru MTs Divonis Setahun 3 Bulan
- Advertisement -

 

‘’Sehingga bukti-bukti harus lengkap saat persidangan nanti,’’ imbuhnya.

 

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, AK ditetapkan tersangka telah mencabuli Bunga hingga hamil. Agung memastikan, pihak penyidik sudah berkoordinasi terkait adanya pengajuan retistusi (ganti kerugian yang diberikan kepada korban).

 

Sebab, korban merupakan anak yatim piatu. Itu nantinya untuk biaya persalinan korban. Selanjutnya, diakui Agung, tim lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Sehingga, diketahui besaran ganti rugi yang pantas untuk korban.

 

‘’Pastinya nanti kalau mengajukan akan dilakukan pendampingan dari LPSK saat sidang,’’ terang Agung. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terdata 193 Mahasiswa Akses Beasiswa

Ajak Warga Melek Perubahan Iklim

Ingin Jadi Youtuber


/