alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Satgas akan Dibentuk Setiap Kecamatan 

Satu Perkara Dilakukan Keadilan Restorasi di Kejaksaan Negeri Blora

BLORA, Radar Bojonegoro – Baru satu perkara dengan penyelesaian restoratif justice (RJ) atau keadilan restorasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Jika terlapor mengulangi perbuatan, hukuman akan diperberat.

 

Selain itu, pengajuan RJ juga dibatasi minimal perkara hukuman kurang dari lima tahun. Ada syarat khusus. Rencananya satgas ini akan dibentuk di tiap kecamatan untuk membentuk rumah RJ.

 

Kejari Blora Ikhwan Efendi menjelaskan, baru satu perkara di daerah dilakukan RJ. Ke depan, pihaknya membentuk satgas rumah RJ di tiap kecamatan. Sehingga, masyarakat bisa mengadukan permasalahan sebelum mengambil keputusan untuk meneruskan perkara ke meja hijau.

 

“Di masing-masing kecamatan nanti bisa menampung permasalahan di masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Eks PNPM Harus Bertransformasi BUMDesa

 

Efendi menjelaskan, pendekatan restoratif justice untuk mengembalikan keadaan korban atau pelaku seperti sedia kala, seperti sebelum ada tindakan pidana. Tentu dengan kesepakatan kedua belah pihak dan disaksikan tokoh desa.

 

“Antara korban dan terdakwa kembali rukun di masyarakat,” ungkapnya.

 

Menurut dia, ada persyaratan perkara bisa diajukan RJ. Seperti perkara yang ancaman hukuman tidak lebih dari 5 tahun, beberapa kasus bisa dilakukan RJ adalah pencurian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penganiayaan. “Perkara tidak memenuhi syarat tentu akan ditolak,” jelasnya.

 

Bupati Arief Rohman menerangkan dalam rumah RJ menitikberatkan keadilan dan keseimbangan pelaku dan korban  sebagai solusi alternatif jalan tengah. Serta pendekatan musyawarah menyelesaikan masalah. “Peran kades ini penting dalam menyelesaikan permasalahan di tingkat wilayah bawah,” tuturnya.

Baca Juga :  Blora Harus Bisa Keluar dari Angka Kemiskinan

 

Bupati menambahkan rumah restorasi justice  ini upaya mengurangi hunian lapas. Bupati berharap seluruh stakeholder mendukung upaya pencegahan dan keadilan restorasi itu. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Baru satu perkara dengan penyelesaian restoratif justice (RJ) atau keadilan restorasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Jika terlapor mengulangi perbuatan, hukuman akan diperberat.

 

Selain itu, pengajuan RJ juga dibatasi minimal perkara hukuman kurang dari lima tahun. Ada syarat khusus. Rencananya satgas ini akan dibentuk di tiap kecamatan untuk membentuk rumah RJ.

 

Kejari Blora Ikhwan Efendi menjelaskan, baru satu perkara di daerah dilakukan RJ. Ke depan, pihaknya membentuk satgas rumah RJ di tiap kecamatan. Sehingga, masyarakat bisa mengadukan permasalahan sebelum mengambil keputusan untuk meneruskan perkara ke meja hijau.

 

“Di masing-masing kecamatan nanti bisa menampung permasalahan di masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Hanya Tabur Benih Ikan di Sepuluh Embung dan Perairan Blora

 

Efendi menjelaskan, pendekatan restoratif justice untuk mengembalikan keadaan korban atau pelaku seperti sedia kala, seperti sebelum ada tindakan pidana. Tentu dengan kesepakatan kedua belah pihak dan disaksikan tokoh desa.

 

“Antara korban dan terdakwa kembali rukun di masyarakat,” ungkapnya.

 

Menurut dia, ada persyaratan perkara bisa diajukan RJ. Seperti perkara yang ancaman hukuman tidak lebih dari 5 tahun, beberapa kasus bisa dilakukan RJ adalah pencurian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penganiayaan. “Perkara tidak memenuhi syarat tentu akan ditolak,” jelasnya.

 

Bupati Arief Rohman menerangkan dalam rumah RJ menitikberatkan keadilan dan keseimbangan pelaku dan korban  sebagai solusi alternatif jalan tengah. Serta pendekatan musyawarah menyelesaikan masalah. “Peran kades ini penting dalam menyelesaikan permasalahan di tingkat wilayah bawah,” tuturnya.

Baca Juga :  Petani di Blora Enggan Jual Tebu ke GMM

 

Bupati menambahkan rumah restorasi justice  ini upaya mengurangi hunian lapas. Bupati berharap seluruh stakeholder mendukung upaya pencegahan dan keadilan restorasi itu. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/