alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Kenal Terlapor dari Media Sosial

Gadis 14 Tahun Melapor Dicabuli hingga Hamil

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan Pencabulan gadis di bawah umur marak terjadi. Sebelumnya, kakek-kakek bernama AK, 56, ditetapkan tersangka setelah dilaporkan mencabuli gadis yatim piatu Bunga, 16, (bukan nama sebenarnya) hingga hamil.

 

Kini, giliran Mawar, 14, (bukan nama sebenarnya) diduga dicabuli oleh BN, 18, hingga hamil 9 bulan. Dengan perut yang sudah besar, Mawar melaporkan BN ke Polres Lamongan kemarin siang (2/8).

 

Mawar mengungkapkan, awalnya berkenalan dengan terlapor di media sosial (medsos) Facebook (kini berganti nama menjadi Meta) dan saling bertukar nomor telepon.

- Advertisement -

 

Selanjutnya, Mawar mengaku diajak ke rumah BN pada Bulan Oktober tahun lalu. Mawar mengatakan, dirinya bersedia karena diberi tahu akan diperkenalkan kepada orangtua BN.

Baca Juga :  Kinerja Pemkab Lamongan Naik Peringkat

 

‘’Saat di rumah, ternyata tak ada orang tuanya, hanya ada neneknya saja,’’ imbuh Mawar dengan mata berkaca-kaca.

 

Mawar mengungkapkan, dirinya dipaksa melakukan hubungan layaknya suami – istri di salah satu rumah milik BN. Awalnya Mawar sempat menolak. Namun, usahanya tersebut gagal.

 

Tidak adanya orangtua di rumah, membuat BN leluasa melampiaskan nafsu bejatnya kepada Mawar. Setelah menyetubuhi, BN mengantarkan Mawar pulang ke rumahnya mengendarai motor saat sore hari.

 

‘’Saya sendiri sudah melawan, namun tak mebuahkan hasil karena perempuan,’’ imbuhnya.

 

Aksi BN tak cukup sekali itu. Setelah itu, terlapor kembali mengulangi perbuatan bejatnya terhadap Mawar di tempat yang sama pada Januari lalu. orangtua Mawar kaget karena putrinya tidak datang bulan. Selanjutnya, orangtuanya memeriksakan ke Puskesmas, yang menyatakan jika Mawar hamil.

Baca Juga :  Persoalan Limbah, PT BMI Minta Diawasi Warga

 

‘’Tentunya kaget, setelah dinyatakan hamil kurang lebih 4 bulan,’’ ucap Mawar.

 

Kini, Mawar hanya bisa meratapi nasib dan beberapa hari lagi diperkirakan melakukan persalinan. Kasubbag Humas Polres Lamongan Ipda Anton Kris mengatakan, petugas akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa sejumlah saksi.

 

‘’Memang benar, untuk kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan oleh anggota,’’ terang Ipda Anton Kris.  (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan Pencabulan gadis di bawah umur marak terjadi. Sebelumnya, kakek-kakek bernama AK, 56, ditetapkan tersangka setelah dilaporkan mencabuli gadis yatim piatu Bunga, 16, (bukan nama sebenarnya) hingga hamil.

 

Kini, giliran Mawar, 14, (bukan nama sebenarnya) diduga dicabuli oleh BN, 18, hingga hamil 9 bulan. Dengan perut yang sudah besar, Mawar melaporkan BN ke Polres Lamongan kemarin siang (2/8).

 

Mawar mengungkapkan, awalnya berkenalan dengan terlapor di media sosial (medsos) Facebook (kini berganti nama menjadi Meta) dan saling bertukar nomor telepon.

- Advertisement -

 

Selanjutnya, Mawar mengaku diajak ke rumah BN pada Bulan Oktober tahun lalu. Mawar mengatakan, dirinya bersedia karena diberi tahu akan diperkenalkan kepada orangtua BN.

Baca Juga :  Tiga Hari Menyasar 15 Ribu Balita di Lamongan

 

‘’Saat di rumah, ternyata tak ada orang tuanya, hanya ada neneknya saja,’’ imbuh Mawar dengan mata berkaca-kaca.

 

Mawar mengungkapkan, dirinya dipaksa melakukan hubungan layaknya suami – istri di salah satu rumah milik BN. Awalnya Mawar sempat menolak. Namun, usahanya tersebut gagal.

 

Tidak adanya orangtua di rumah, membuat BN leluasa melampiaskan nafsu bejatnya kepada Mawar. Setelah menyetubuhi, BN mengantarkan Mawar pulang ke rumahnya mengendarai motor saat sore hari.

 

‘’Saya sendiri sudah melawan, namun tak mebuahkan hasil karena perempuan,’’ imbuhnya.

 

Aksi BN tak cukup sekali itu. Setelah itu, terlapor kembali mengulangi perbuatan bejatnya terhadap Mawar di tempat yang sama pada Januari lalu. orangtua Mawar kaget karena putrinya tidak datang bulan. Selanjutnya, orangtuanya memeriksakan ke Puskesmas, yang menyatakan jika Mawar hamil.

Baca Juga :  Tanda Tangan Kontrak Tidak Bareng

 

‘’Tentunya kaget, setelah dinyatakan hamil kurang lebih 4 bulan,’’ ucap Mawar.

 

Kini, Mawar hanya bisa meratapi nasib dan beberapa hari lagi diperkirakan melakukan persalinan. Kasubbag Humas Polres Lamongan Ipda Anton Kris mengatakan, petugas akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa sejumlah saksi.

 

‘’Memang benar, untuk kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan oleh anggota,’’ terang Ipda Anton Kris.  (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/