Bangga dan senang dirasakan Ade Riski Maulana saat ini. Atlet kick boxing ini baru saja meraih prestasi pada Tatami Sports Kick Boxing Tournament Madiun Open, Minggu (12/5) lalu.
Prestasi didapat tak bisa dianggap remeh, yaitu Juara 1 Kelas 48 kilogram (KG) Cadet Putra. Terlebih bisa mengharumkan nama Bojonegoro.
Ade baru pulang sekolah ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (13/5). Jadwal latihan diliburkan selama seminggu setelah mengikuti turnamen di Madiun.
Sehingga ada waktu istirahat sebelum menyiapkan diri untuk kejuaraan lainnya.
‘’Tidak sibuk ini, baru pulang sekolah. Latihan baru dimulai minggu depan,” ungkap atlet 16 tahun tersebut.
Atlet asal Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno itu mulai persiapan sejak awal Maret sebelum bertanding di Putra Tatami Sports Kick Boxing Tournament Madiun Open pada 11 hingga 12 Mei lalu. Persiapannya dengan berlatih pukulan dan tendangan.
‘’Serta latihan kardiovaskuler untuk meningkatkan kekuatan otot,” ungkap siswa SMKN 4 Bojonegoro tersebut.
Ade tidak mengalami kendala selama bertanding. Juga tidak ada cedera. Tentu berkat persiapan matang dijalani lebih dari dua bulan.
Prestasi diraih Ade pada Tatami Sports Kick Boxing Tournament Madiun Open menjadi yang kedua. Prestasi pertama didapat di Ngawi Kick Boxing Chellenge 2024 dengan kategori sama. Tepatnya Juara 1 Kelas 48 KG Cadet Putra.
Padahal baru sekitar delapan bulan menekuni kick boxing. Bahkan sebelumnya tidak memiliki dasar bela diri.
‘’Saya mengikuti kick boxing belum memiliki dasar sebelumnya. Tidak mengikuti pencak silat maupun bela diri lain,” jelas atlet Kick Boxing Indonesia (KBI) Bojonegoro tersebut.
Atlet yang tergabung di sasana Nord Boxing Camp 49 tersebut terjun menjadi atlet kick boxing karena tidak begitu bisa berprestasi di bidang akademik. Sehingga ingin berprestasi di bidang lain.
Selain itu, di Bojonegoro sendiri kick boxing masih sedikit peminat. Sehingga ingin menjadi contoh untuk masyarakat agar atlet kick boxing di Kota Ledre berkembang lebih baik. Walau baru mendapat dukungan dari pengurus KBI Bojonegoro dan belum ada suport dari pemerintah.
Ade akan kembali mengikuti kejuaraan kick boxing di Kediri bulan depan. Tentu bakal fokus mempersiapkan segala sesuatu dengan matang. Sehingga bisa mendapatkan prestasi lagi. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari