Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Lama Bertarung Melawan Kanker, Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:42 WIB

(Instagram Vidi Aldiano)
(Instagram Vidi Aldiano)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dunia musik Indonesia diterpa kabar duka pada penghubung pekan pertama Maret 2026. Penyayi pop yang menjadi salah satu ikon era akhir 2000an dan awal 2010an, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu sore (7/3) di usia 35 tahun.

Kematian Vidi pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga melalui saluran WhatsApp. “Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya  menghadap Allah SWT,” tulis ayah Vidi, Harry Apriyanto Kiswoyo atau lebih sering dikenal sebagai Harry Kiss.

Sesama selebriti Indonesia, Deddy Corbuzier juga menjadi salah satu yang pertama mengabarkan berpulangnya Vidi. “Saya patah hati, Anda berpulang terlalu dini, sungguh jiwa yang indah. Saya menyesal tidak mengenal Anda lebih dalam,” tulis pria yang dulunya terkenal sebagai pesulap tersebut di media sosial pribadinya.

Tidak disebutkan mengapa Vidi meninggal, namun pria dengan nama asli Oxavia Aldiano tersebut diketahui telah lama mengidap kanker ginjal sejak 2019. Sejak saat itu, suami Sheila Dara tersebut juga rajin membagikan keadaan kesehatannya di media sosial pribadinya hingga Februari lalu.

"Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Dan cara aku melihat dunia, bersyukur akan hal-hal yang sebelumnya enggak pernah disadari, dan bisa melihat sebuah cobaan menjadi sebuah hikmah, banyak sekali kamu merubahku," ungkap Vidi melalui media sosial pribadi saat memeringati penderitaannya Desember 2025 silam.

Meninggalnya Vidi hanya berselisih beberapa jam dari meninggalnya salah satu legenda musik Indonesia, Donny Fattah. Pendiri dan bassist band God Bless tersebut meninggal pada Sabtu siang setelah berjuang melawan komplikasi penyakit sarkopenia, autoimun dan penyumbatan vaskular.

Meninggalnya Vidi juga terjadi kurang lebih empat bulan setelah dirinya memenangkan kasus gugatan melawan Keenan Nasution dan Rudi Pekerti perihal lagu yang membawanya naik daun, ‘Nuansa Bening’. Sebagai pengingat kembali, lagu yang mempopulerkan Vidi tersebut merupakan cover dari lagu yang dibawakan Keenan.

Secara spesifik, pada Mei 2025 lalu, Keenan menyeret Vidi ke Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat perihal penggunaan ‘Nuansa Bening’ untuk keperluan komersil tanpa izin sejak 2008 hingga 2024. Keenan sendiri tidak keberatan atas cover milik Vidi, namun keberatan atas komersialisasi cover tersebut.

Namun akhirnya pada November 2025, gugatan Keenan dan Rudi dinyatakan tidak dapat diterima oleh PN oleh majelis hakim. Sebab gugatan tersebut dianggap tidak lengkap dari sisi penggugat, sehingga dinyatakan cacat formil.

“Perkara ketiga terkait Vidi Aldiano ini semuanya gugatan Penggugat tidak dapat diterima. Artinya gugatan cacat formil. Cacat formilnya gugatan Penggugat itu terkait dengan kurang pihak. Jadi dalam suatu gugatan, untuk membuat terang suatu gugatan, menempatkan semua pada posisinya, memang gugatan itu harus lengkap," jelas Humas PN Jakarta Pusat, Muhammad Firman Akbar kala itu kepada awak media nasional.

‘Nuansa Bening’ serta ‘Status Palsu’ menjadi single andalan Vidi untuk album perdananya, ‘Pelangi di Malam Hari’ yang juga diluncurkan pada 2008 silam. Setelahnya Vidi menerbitkan tiga album lain, yakni ‘Yang Kedua’ (2011),  ‘Persona’ (2016), dan ‘Senandika’ (2022), serta satu album kompilasi religi berjudul ‘Lelaki Pilihan’ (2009). (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#vidi aldiano #Album #Meninggal Dunia #Dunia Musik #single #kanker #kanker ginjal #Keenan Nasution Gugat Vidi #sheila dara #Penyanyi Pop #musik #nuansa bening #deddy corbuzier #Gugatan 01 dan 03