RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dunia maya kembali dihebohkan oleh karya anak muda Indonesia, kali ini datang dari timur Nusantara. Sosok Faris Adam, penyanyi asal Maluku Utara, mendadak viral berkat lagu berjudul Stecu Stecu, singkatan dari “Stelan Cuek” yang ramai digunakan sebagai latar suara video TikTok dan reels Instagram. Dengan gaya musik yang sederhana namun mengena, lagu ini cepat menyita perhatian publik.
Fenomena viralnya lagu ini tidak hanya mengangkat nama Faris Adam, tapi juga menggambarkan potensi besar dari musisi-musisi daerah yang membawa warna lokal dalam karyanya. Dalam dunia yang semakin terkoneksi digital, karya-karya seperti Stecu Stecu menjadi bukti bahwa suara dari wilayah pinggiran pun bisa menembus arus utama.
Pada 4 April 2025 lalu, Faris diundang dalam wawancara eksklusif di Kantor Berita Radio Nasional (RRI) Ternate. Dalam wawancara tersebut, ia mengisahkan proses kreatif serta perjuangan panjang di balik viralnya Stecu Stecu, yang ternyata tidak semudah kelihatannya.
1. Siapa Faris Adam?
Faris Adam merupakan penyanyi muda berbakat yang berasal dari Maluku Utara (Malut). Ia dikenal karena konsistensinya menciptakan karya dengan sentuhan bahasa dan budaya lokal. Faris telah lama menekuni dunia musik, namun baru mendapatkan perhatian luas setelah lagu Stecu Stecu viral di awal tahun 2025.
Lagu Stecu Stecu pertama kali dirilis pada pada 5 Maret 2025 di kanal YouTube @FarisAdamOfficial. Kata "Stecu" sendiri merupakan singkatan dari Stelan Cuek, yang menggambarkan gaya atau sikap seseorang yang tampak masa bodoh atau tidak peduli, sebuah karakter yang sering dijumpai dalam interaksi sosial anak muda masa kini.
Mengutip dari SatuMaluku.id, lagu ini menceritakan tentang seorang lelaki yang jatuh cinta pada pandangan pertama, namun mendapati sang perempuan bersikap acuh. Belakangan, perempuan itu mengaku bukan cuek, melainkan sedang ‘jual mahal’ untuk melihat keseriusan sang pria.
2. Perjalanan Penuh Rintangan
Dalam wawancara yang dikutip dari RRI Ternate, Faris mengungkapkan bahwa popularitas lagu ini merupakan hasil dari perjalanan yang tidak mudah. Banyak kegagalan dan tantangan yang ia hadapi sebelum karyanya dikenal luas.
"Saya percaya bahwa setiap kesulitan akan membawa pelajaran berharga," ungkap Faris kepada RRI, menandai betapa ia menghargai setiap proses dalam perjalanan kariernya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya menjaga semangat dan keyakinan diri.
"Setiap hari adalah kesempatan baru untuk berkarya. Saya selalu mengingat bahwa selain doa, optimisme adalah modal utama untuk melangkah maju. Jangan pernah menyerah meskipun jalan yang kita tempuh penuh dengan rintangan," tambah Faris, mengutip dari wawancara bersama RRI.
3. Pesan untuk Generasi Muda
Faris tak lupa memberikan pesan penuh semangat untuk anak muda, terutama mereka yang sedang berjuang di dunia seni.
“Teruslah berkarya, teruslah berinovasi, dan jangan takut gagal. Karena setiap kegagalan adalah batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar. Semangat dan kerja keras adalah kunci utama untuk meraih impian,” ujarnya penuh semangat, dikutip dari RRI Ternate.
Pesan ini memperkuat posisinya sebagai sosok inspiratif, tidak hanya karena karyanya, namun juga karena nilai-nilai perjuangan dan ketekunan yang ia tunjukkan.
4. Stecu Stecu: Dari Maluku Utara ke Seluruh Indonesia
Viralnya Stecu Stecu bukan hanya keberhasilan personal bagi Faris, tetapi juga kebanggaan bagi Maluku Utara. Ia berhasil membawa budaya lokal ke kancah nasional melalui musik. Faris membuktikan bahwa talenta dan dedikasi bisa datang dari mana saja, dan bahwa kreativitas yang tulus akan menemukan jalannya sendiri menuju hati pendengar. (nnd/mgg)
Editor : Hakam Alghivari