alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Wanita Selfie, Pria Nongkrong

TUBAN – Libur nasional dimanfaatkan sejumlah muda-mudi untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Yang dijujuk tidak hanya tempat wisata, namun juga kafe atau tempat keramaian lain di Bumi Wali.

Nongkrong sudah membudaya di Tuban. Peminatnya tidak hanya dari kalangan pria saja, namun para kaum hawa pun tak asing dengan aktivitas duduk-duduk sambil bercengkerama ini. 

Di tempat tongkrongan, seakan sudah ada pembagian shif. Aktivitas di kafe itu sudah terbagi sesuai waktunya. Pagi hingga siang kafe banyak dipadati para kaum hawa.

Sementara jika sore hingga tengah malam, pengunjung kafe didominasi pria. Dipilihnya waktu siang hari untuk nongkrong para wanita sangat dimaklumi.

Sebab, hampir dipastikan para wanita yang nongkrong memanfaatkan waktu santai mereka dengan selfie bersama menu yang dipesan.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, Warga Ledok Lakukan Kirab Pusaka Ki Andong Sari

Suryono Sumaji, pengelola salah satu kafe di Tuban mengatakan, jika tanggal merah kafenya diserbu dari kalangan pelajar dan para mahasiswa. Mereka datang dengan berkelompok.

Pria yang akrab disapa Yono membenarkan jika para wanita lebih sering datang ke kafe ketika siang hari. Sebagian besar dari mereka memanfaatkan spot selfie yang ada sebagai latar belakang foto.

‘’Kalau cewek biasanya datang nongkrong untuk foto-foto. Kalau cowok untuk ngobrol,’’ jelas Yono.

Dia mengatakan, kafe yang menyediakan outdoor menjadi nilai tarik tersendiri. Terlebih ketika musim kemarau, spot outdoor paling diburu.

Selain untuk nongkrong, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan yang sudah ditata. 

Pria asal Mojokerto itu mengatakan, kafe kini tidak bisa hanya mengandalkan menu saja. Fasilitas juga harus diperhatikan. Sebab, kini banyak kompetitor para pengusaha di bidang kuliner.

Baca Juga :  Impor Peranti dan Bumbu Langsung dari Negeri Gingseng

TUBAN – Libur nasional dimanfaatkan sejumlah muda-mudi untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Yang dijujuk tidak hanya tempat wisata, namun juga kafe atau tempat keramaian lain di Bumi Wali.

Nongkrong sudah membudaya di Tuban. Peminatnya tidak hanya dari kalangan pria saja, namun para kaum hawa pun tak asing dengan aktivitas duduk-duduk sambil bercengkerama ini. 

Di tempat tongkrongan, seakan sudah ada pembagian shif. Aktivitas di kafe itu sudah terbagi sesuai waktunya. Pagi hingga siang kafe banyak dipadati para kaum hawa.

Sementara jika sore hingga tengah malam, pengunjung kafe didominasi pria. Dipilihnya waktu siang hari untuk nongkrong para wanita sangat dimaklumi.

Sebab, hampir dipastikan para wanita yang nongkrong memanfaatkan waktu santai mereka dengan selfie bersama menu yang dipesan.

Baca Juga :  Hunting Tak Selalu Outdoor

Suryono Sumaji, pengelola salah satu kafe di Tuban mengatakan, jika tanggal merah kafenya diserbu dari kalangan pelajar dan para mahasiswa. Mereka datang dengan berkelompok.

Pria yang akrab disapa Yono membenarkan jika para wanita lebih sering datang ke kafe ketika siang hari. Sebagian besar dari mereka memanfaatkan spot selfie yang ada sebagai latar belakang foto.

‘’Kalau cewek biasanya datang nongkrong untuk foto-foto. Kalau cowok untuk ngobrol,’’ jelas Yono.

Dia mengatakan, kafe yang menyediakan outdoor menjadi nilai tarik tersendiri. Terlebih ketika musim kemarau, spot outdoor paling diburu.

Selain untuk nongkrong, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan yang sudah ditata. 

Pria asal Mojokerto itu mengatakan, kafe kini tidak bisa hanya mengandalkan menu saja. Fasilitas juga harus diperhatikan. Sebab, kini banyak kompetitor para pengusaha di bidang kuliner.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, Warga Ledok Lakukan Kirab Pusaka Ki Andong Sari

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/