Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Permintaan Diperkirakan Melonjak, Waspada Kenaikan Harga Bumbu Dapur Menjelang Lebaran

Yana Dwi Kurniya Wati • Rabu, 11 Maret 2026 | 21:12 WIB

MULAI NAIK: Harga bumbu dapur cenderung stabil, menjelang H-7 Lebaran cenderung terjadi lonjakan harga, karena tingginya permintaan.
MULAI NAIK: Harga bumbu dapur cenderung stabil, menjelang H-7 Lebaran cenderung terjadi lonjakan harga, karena tingginya permintaan.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Para pedagang hingga ibu rumah tangga siap-siap harga bumbu dapur naik tajam menjelang lebaran. Naiknya permintaan dan ketersediaan barang jadi pemicu utama. Terlebih, sudah memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan.

Berdasar pantauan di Pasar Wisata, harga bumbu dapur kini masih stabil. Andrean salah satu pedagang menyampaikan, beberapa hari terakhir harga belum berubah. Namun, belum bisa dipastikan beberapa hari ke depan. Berpotensi mengalami lonjakan.

Dia mengatakan, harga cabai rawit sempat tembus ratusan ribu, kini di angka Rp 86 ribu per kilogram (kg). Kemudian, cabai tampar atau keriting di Rp 28 ribu per kg, cabai lalap Rp 28 ribu per kg, lompong merah Rp 35 ribu per kg, dan lompong hijau Rp 18 ribu per kg.

Kemudian, tomat di harga Rp 10 ribu per kg, bawang putih Rp 32 ribu per kg, dan bawang merah Rp 37 ribu per kg. "Masih belum tau bakal naik atau enggak. Hanya, beberapa hari ini cukup stabil harganya," kata pria domisili Kecamatan Kota itu.

Erna Fitrianti pedagang lainnya mengatakan hal senada. Harga bumbu dapur dijualnya masih stabil dalam beberapa waktu terakhir. "Untuk saat ini masih stabil, biasanya H-7 Idul Fitri mulai naik harga," katanya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bumbu dapur #ramadan #Cabai #lompong #harga #pasar wisata #bumbu #Harga Bumbu Dapur #rumah tangga #cabai rawit #Pedagang