RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pasar saham Indonesia menunjukkan taringnya di awal pekan ini. Pada penutupan perdagangan Senin (9/2/2026), IHSG sukses parkir di zona hijau dengan penguatan meyakinkan sebesar 1,22% ke level 8.031,87.
Perjalanan menuju angka delapan ribu ini terbilang cukup misterius dan fluktuatif. Indeks sempat terperosok ke level terendah hariannya di 7.863,01 sebelum akhirnya melesat ke posisi tertinggi tepat di saat bel penutupan berbunyi. Kenaikan ini membawa angin segar bagi investor setelah tekanan volatilitas beberapa hari terakhir.
Gairah Transaksi: Market Cap Tembus Rp14.538 Triliun
Aktivitas di lantai bursa terpantau sangat bergairah. Dengan nilai transaksi mencapai Rp17,74 triliun dan volume perdagangan raksasa sebanyak 38,17 miliar saham, ini menandakan kepercayaan pasar mulai pulih. Kapitalisasi pasar (market cap) BEI kini terdongkrak naik ke posisi Rp14.538 triliun.
Data menunjukkan dominasi pembeli yang kuat:
-
454 saham menguat
-
267 saham melemah
-
237 saham jalan di tempat (stagnan)
Sektor Barang Baku dan Energi Jadi "Mesin Penarik"
Mayoritas sektor memberikan kontribusi positif. Sektor barang baku menjadi bintang panggung dengan lonjakan drastis 4,41%, disusul oleh sektor energi yang naik 2,92%. Sektor lain seperti konsumer non-primer (+2,06%) dan infrastruktur (+1,23%) juga turut memanaskan reli hari ini.
Namun, tidak semua sektor berpesta. Sektor kesehatan dan keuangan justru harus rela berakhir di zona merah dengan koreksi tipis masing-masing 0,23% dan 0,19%.
Top Gainers & Losers: PURI dan YELO Terbang Tinggi
Panggung emiten hari ini diwarnai oleh lonjakan harga yang fantastis dari beberapa saham lapis ketiga:
-
Top Gainers: Saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) memimpin klasemen dengan meroket 34,50%, diikuti PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) yang melesat 33,82%, dan PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,73%.
-
Top Losers: Di sisi lain, saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) harus terpangkas 14,29%, disusul SSTM dan KJEN yang terkoreksi cukup dalam.
Strategi Berikutnya?
Keberhasilan IHSG kembali ke level 8.000 adalah sinyal bullish yang kuat, namun investor perlu tetap waspada terhadap aksi profit taking di hari esok. Fokus pasar pada sektor komoditas dan barang baku menunjukkan bahwa rotasi modal sedang terjadi ke sektor-sektor yang memiliki fundamental pemulihan ekonomi yang solid.
Apakah portofolio Anda hari ini ikut menghijau bersama melesatnya sektor energi? Jangan lupa untuk tetap disiplin pada trading plan dan perhatikan support kuat di area 7.950 jika terjadi koreksi sehat. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko