Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Ekonomi Dan Bisnis
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Harga Telur dan Cabai Rawit Berangsur Turun

28 Desember 2021, 09: 16: 05 WIB | editor : Mohammad Yusuf Purwanto

Harga Telur dan Cabai Rawit Berangsur Turun

KOMODITAS: Peternak ayam petelur di Kecamatan Kanor. Kemarin harga telur berangsur turun. (M. NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Harga komoditas telur ayam dan cabai rawit mulai berangsur turun perlahan. Harga telur sempat tembus Rp 30 ribu per kilogram selama tiga hari, kini turun menjadi Rp 26 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram. Sama halnya dengan cabai rawit sempat tembus Rp 92.500 per kilogram, kini mulai turun menjadi Rp 85 ribu.
Yuni salah satu pedagang Pasar Bojonegoro Kota mengatakan, bahwa harga telur memang sudah turun. “Ada yang jual harga Rp 26 ribu atau Rp 28 ribu per kilogram, sebelumnya memang sempat Rp 30 ribu per kilogram,” katanya.
Harga telur normalnya Rp 20 ribu per kilogram. Adapun pasokan telur didomasi dari luar Bojonegoro, tepatnya Blitar dan Kediri.
Sementara, harga cabai rawit mulai turun. Namun masih tergolong mahal. Sebelumnya sempat tembus Rp 92.500 per kilogram pada Senin lalu (26/12), kini turun menjadi Rp 85 ribu. Cabai biasa dan cabai keriting juga alami penurunan harga.
“Harga cabai biasa sebelumnya Rp 35 ribu, turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Harga cabai keriting sebelumnya Rp 40 ribu, turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram,” imbuhnya.
Condro peternak ayam petelur di Desa Pesen, Kecamatan Kanor mengatakan, beberapa minggu ini kewalahan memenuhi permintaan pasar. Panen telur sebanyak 60-100 kilogram per hari masih belum memadai. “Saat ini harga dari peternak sekitar Rp 26 ribu per kilogram. Jadi harga di pasar kisaran Rp 27 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram,” katanya.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 82 Ribu

(bj/gas/rij/min/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia