Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemarau Panjang: Palawija Kurang Berisi

Farhan Reza Ardiansyah

 


Advertisement

TAK MAKSIMAL: Petani panen palawija di musim kemarau, minimnya pasokan air membuat panen tak maksimal. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
TAK MAKSIMAL: Petani panen palawija di musim kemarau, minimnya pasokan air membuat panen tak maksimal. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bojonegoro. Minimnya pasokan air membuat pertumbuhan sejumlah komoditas pertanian tidak optimal. Kondisi itu berpotensi menekan hasil produksi petani.

 

Advertisement

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani mengatakan, saat ini tidak ada yang gagal panen. Sebab, petani memilih tidak menanam apabila lahan tidak memiliki ketersediaan air.

“Tidak ada yang gagal panen. Karena petani tidak menanami lahannya bila tidak ada air,” ujarnya.

Meski dilaporkan tidak ada tanaman pertanian yang gagal panen. Namun, menurut Zaenal, kemarau panjang membuat beberapa komoditas pertanian di Bojonegoro tumbuh tidak optimal.

Sementara, lanjutnya, komoditas pertanian yang banyak di tanam saat musim kemarau di Bojonegoro saat ini. Diantaranya, tembakau, kacang hijau, kedelai, dan jagung.

"Efek kemarau panjang tanaman tidak optimal pertumbuhannya," terangnya.

Dia mencontohkan, efek dari kemarau panjang ini. Seperti, tembakau yang tinggi tanamannya kurang. Hingga, kacang hijau yang bijinya kurang mentes (berisi).

"Sehingga, berat kurang maksimal. Ini untuk sawah yang mulai awal tanam, tidak ada air," jelasnya. (ewi/msu)

Advertisement
Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Panen Raya, Harga Tembakau di Bojonegoro Relatif Turun

Panen Raya, Harga Tembakau di Bojonegoro Relatif Turun

Awal September menjadi momentum panen raya tembakau. Sejumlah wilayah mulai merasakan hasil pertanian mereka. 

Pertumbuhan Tembakau Bojonegoro Tak Maksimal

Pertumbuhan Tembakau Bojonegoro Tak Maksimal

Tanaman tembakau di Bojonegoro masih bertahan di tengah kemarau panjang. Hingga kini, belum ada laporan tanaman tembakau mati akibat kekeringan.

Tembakau Tertanam di 10.409 Hektare Lahan di Bojonegoro

Tembakau Tertanam di 10.409 Hektare Lahan di Bojonegoro

Musim tanam tembakau di Bojonegoro masih berlangsung hingga saat ini. Dari total 15.958 hektare (ha) target yang dipasang Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro tahun ini. Baru tercapai sekitar 10.409 ha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer