Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bulog Bojonegoro Ditarget Serap Beras 81.212 Ton Sepanjang 2026

Y
MENIMBANG GABAH: Petani sedang menimbang gabah hasil panen, harga di lapangan Rp 6.700 per kelogram, lebih mahal dibanding pembelian bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram.
MENIMBANG GABAH: Petani sedang menimbang gabah hasil panen, harga di lapangan Rp 6.700 per kelogram, lebih mahal dibanding pembelian bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kantor Cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro ditarget penyerapan beras sebanyak 81.212 ton selama 2026.

Dengan harga pembelian harus sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) untuk GKP Rp 6.500 per kilogram (kg). Sebaliknya, di lapangan harga gabah Rp 6.700 per kilogram.

Meski harga pembelian lebih murah, bulog opstimistis target itu terpenuhi. Karena saat ini masih belum panen raya.

Advertisement

 ‘’Wilayah kerja Perum Bulog KC (Kantor Cabang) Bojonegoro meliputi Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban,’’ kata Pimpinan Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja di ruang pertemuan DKPP Bojonegoro.

Ferdian menjelaskan, dalam pertemuan itu membahas target serapan gabah maupun jagung khususnya di wilayah Bojonegoro.

Target penyerapan gabah kering panen (GKP) sebanyak 90.243 ton; gabah kering giling (GKG) sejumlah 12.000 ton; dan beras sebanyak 27.749 ton. Atau setara beras sebanyak 81.212 ton.

Advertisement

Dengan harga pembelian harus sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) untuk GKP Rp 6.500 per kilogram (kg). ‘’Selain gabah atau beras, kami juga ditarget penyerapan jagung,’’ tambah pria asal Pamekasan itu.

Targetnya, kata dia, 10.030 ton selama 2026 dengan HPP sesuai kadar air maksimal. Rinciannya kadar air maksimal 14 persen seharga Rp 6.400 per kg incl PPh, sedangkan kadar air 18-20 persen harga Rp 5.500 per kg di tempat pengolahan.

‘’Kami sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait penyerapan gabah beras dan jagung tahun 2026,’’ pungkas dia.

Sementara itu, petani memilih menjual gabah ke tengkulak dengan harga Rp 6.700 per kilogram, dibanding menjual ke bulog dnegan harga Rp 6.500 per kilogram.

‘’Dibeli tengkulak dengan harga Rp 6.700 per kilogram,’’ kata Mudhir, salah satu petani di Kecamatan Kapas (yna/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bulog  Bojonegoro Serap Beras 84 Ribu Ton

Bulog Bojonegoro Serap Beras 84 Ribu Ton

Pengadaan beras nasional disebut melampaui target. Berdasar data bulog, realisasi pengadaan mencapai 84,9 ribu ton setara beras atau 104,65 persen dari target 81,2 ribu ton per Kamis (8/10) lalu.

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Uang belanja ibu rumah tangga harus ditambah. Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram (Kg), dari sebelumnya Rp 12.000 per kg.

Stok Beras Bulog Bojonegoro Tercatat 75 Ribu Ton

Stok Beras Bulog Bojonegoro Tercatat 75 Ribu Ton

Harga beras di pasaran masih di angka Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram (kg), sebagian warga mengeluhkan harga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer