Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Goreng di Bojonegoro Merangkak Naik Jelang Ramadan

Y
NAIK HARGA: Minyak goreng di pasaran mengalami kenaikan, Bulog memastikan persediaan aman.
NAIK HARGA: Minyak goreng di pasaran mengalami kenaikan, Bulog memastikan persediaan aman.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Menjelang Ramadan, harga minyak goreng (migor) merangkak naik. Mencapai Rp 20 ribu per kemasan. Sementara, Minyakita tembus Rp 19 ribu per liter.

Padahal, harga Minyakita atau migor bersubsidi itu telah diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1028 Tahun 2024. Harga jualnya ditetapkan maksimal Rp13.500 per liter di tingkat distributor lini 1 (D1), Rp14.000 per liter di tingkat D2, dan Rp14.500 per liter di tingkat pengecer.

Sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat konsumen ditetapkan Rp15.700 per liter. Sedangkan, stok di badan urusan logistik (bulog) mencapai 120 ribu liter. Andrian salah satu pedagang di Pasar Wisata (Parwis) mengatakan, migor mengalami kenaikan harga beberapa hari terakhir. "Naik Rp 1.000 semua," katanya.

Advertisement

Dia mengatakan, harga Fortune dari Rp 19 ribu menjadi Rp 20 ribu per kemasan; Tawon Rp 17,5 ribu ke Rp 19 ribu per kemasan; Sunco 2 liter dari Rp 41 ribu menjadi Rp 42 ribu per; dan Minyakita dari Rp 18 ribu ke Rp 19 ribu liter.

Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja mengatakan, stok migor selalu dinamis. Tercatat 120 ribu liter se-cabang meliputi Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban per kemarin (3/2). "Untuk cukup sampai kapan tergantung permintaan. Rerata per hari 5.000-7.000 liter, mungkin dua minggu habis," katanya.

Dia mengatakan, pendistribusian migor dilakukan secara periodik, setiap bulan dan bertahap di gudang bulog. Dipastikan tidak ada impor. Stok datang dari perusahan kisaran Surabaya Raya seperti Surabaya dan Gresik.

Advertisement

Sementara, kata dia, terkait harga harus sesuai badan pangan nasional (bapanas). "Jual ke pengecer. Tidak boleh ke distributor atau grosir. Dari kami Rp 14.500 per liter, pengecer maksimal jual ke konsumen akhir Rp 15.700 per liter," tegasnya. (yna/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bulog  Bojonegoro Serap Beras 84 Ribu Ton

Bulog Bojonegoro Serap Beras 84 Ribu Ton

Pengadaan beras nasional disebut melampaui target. Berdasar data bulog, realisasi pengadaan mencapai 84,9 ribu ton setara beras atau 104,65 persen dari target 81,2 ribu ton per Kamis (8/10) lalu.

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Uang belanja ibu rumah tangga harus ditambah. Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram (Kg), dari sebelumnya Rp 12.000 per kg.

Stok Beras Bulog Bojonegoro Tercatat 75 Ribu Ton

Stok Beras Bulog Bojonegoro Tercatat 75 Ribu Ton

Harga beras di pasaran masih di angka Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram (kg), sebagian warga mengeluhkan harga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer