28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Terus Gairahkan Pasar Tradisional

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kunjungan masyarakat ke pasar tradisional mulai pulih. Direktur Perumda Pasar Lamongan, Suhartono, menjelaskan, banyak orang tua yang mengajak anaknya ke pasar. Khususnya di momen liburan dan paska panen.

 

‘’Alhamdulillah, laporan dari pedagang sudah mulai ada peningkatan meski belum signifikan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Menurut dia, pasar tradisional menjadi tolak ukur perputaran uang masyarakat. Ketika kunjungan meningkat, berarti penghasilan masyarakat mulai ada peningkatan. Daya beli bertambah dan perputaran ekonomi di Lamongan terus membaik.

- Advertisement -

 

Menurut dia, menjelang tahun baru, beberapa bahan pokok terpantau ada kenaikan. “Intinya kami terus berkoordinasi dengan supplier untuk memastikan ketersediaan barang dan meminimalisasi kenaikan harga yang berlebihan,” terangnya.

 

Suharto menambahkan, sebagian pembeli sekarang memilih jasa kurir untuk belanja di pasar. “Kalau kebutuhan pokok banyak yang menggunakan jasa kurir, sementara untuk pakaian biasanya langsung ke pasar,” tuturnya.

 

Dia menuturkan, pedagang juga memanfaatkan daring untuk membantu pemasarannya. Perumda Pasar Lamongan ikut membantu proses transaksi itu dengan menyediakan Pasar Online Lamongan. Aplikasi yang ringan memudahkan pedagang dalam mengakses. Juga memudahkan masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhannya. Bahkan, disiapkan kurir untuk membantu dalam berbelanja tanpa harus ke pasar langsung. ‘’Intinya pasar tradisional harus didukung agar tetap eksis dan menjadi pilihan,’’ katanya. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kunjungan masyarakat ke pasar tradisional mulai pulih. Direktur Perumda Pasar Lamongan, Suhartono, menjelaskan, banyak orang tua yang mengajak anaknya ke pasar. Khususnya di momen liburan dan paska panen.

 

‘’Alhamdulillah, laporan dari pedagang sudah mulai ada peningkatan meski belum signifikan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Menurut dia, pasar tradisional menjadi tolak ukur perputaran uang masyarakat. Ketika kunjungan meningkat, berarti penghasilan masyarakat mulai ada peningkatan. Daya beli bertambah dan perputaran ekonomi di Lamongan terus membaik.

- Advertisement -

 

Menurut dia, menjelang tahun baru, beberapa bahan pokok terpantau ada kenaikan. “Intinya kami terus berkoordinasi dengan supplier untuk memastikan ketersediaan barang dan meminimalisasi kenaikan harga yang berlebihan,” terangnya.

 

Suharto menambahkan, sebagian pembeli sekarang memilih jasa kurir untuk belanja di pasar. “Kalau kebutuhan pokok banyak yang menggunakan jasa kurir, sementara untuk pakaian biasanya langsung ke pasar,” tuturnya.

 

Dia menuturkan, pedagang juga memanfaatkan daring untuk membantu pemasarannya. Perumda Pasar Lamongan ikut membantu proses transaksi itu dengan menyediakan Pasar Online Lamongan. Aplikasi yang ringan memudahkan pedagang dalam mengakses. Juga memudahkan masyarakat dalam memenuhi sebagian kebutuhannya. Bahkan, disiapkan kurir untuk membantu dalam berbelanja tanpa harus ke pasar langsung. ‘’Intinya pasar tradisional harus didukung agar tetap eksis dan menjadi pilihan,’’ katanya. (rka/yan)

Artikel Terkait

Stok Minyak Goreng Menipis

Daging Ayam dan Cabai Merangkak Naik

Cuaca tak Bagus, Produksi Garam Anjlok

Prediksi Harga Cabai Naik Bulan Depan

Most Read

130 Orang Terserang DB, Dua Meninggal

Seleksi Sekkab Tunggu Bupati

Lebih Aman, Cek Izin OJK Dulu

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/