28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Daging Ayam dan Cabai Merangkak Naik

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Di penghujung tahun ini ibu rumah tangga terpaksa merogoh saku lebih dalam. Sebab, harga kebutuhan dapur mulai merangkak naik. Harga cabe yang sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

 

Kemudian harga daging ayam sebelumnya Rp 30 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

 

Menurut Khoirul, penjual daging ayam Pasar Desa Kapas, harga daging ayam dalam dua minggu mengalami kenaikan. “Kira-kira stabil pada pertengahan Januari 2023 untuk daging ayam,” tambahnya.

- Advertisement -

 

Harga cabai rawit melonjak naik. Padahal, komoditas sayuran dan bumbu dapur lainnya masih stabil. Harga cabai rawit menyentuh Rp 50.000 per kilogram.

 

Menurut beberapa pedagang, nataru dan curah hujan merupakan pemicu utamanya. Tidak hanya Pasar Kota Bojonegoro, harga cabai rawit juga naik di beberapa pasar lainnya.

 

Menurut Tulus, salah satu pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, tiga hari lalu harga cabai masih di kisaran Rp 35.000 per kilgram. “Sekarang tiba-tiba sudah Rp 50.000,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, pasokan dagangannya berasal dari Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Kediri. “Dari Kediri sama Jatirogo beda. Jatirogo lebih murah daripada Kediri,  tentunya kualitasnya juga beda,” ucap pria 54 tahun itu. (yna/hul/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Di penghujung tahun ini ibu rumah tangga terpaksa merogoh saku lebih dalam. Sebab, harga kebutuhan dapur mulai merangkak naik. Harga cabe yang sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

 

Kemudian harga daging ayam sebelumnya Rp 30 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

 

Menurut Khoirul, penjual daging ayam Pasar Desa Kapas, harga daging ayam dalam dua minggu mengalami kenaikan. “Kira-kira stabil pada pertengahan Januari 2023 untuk daging ayam,” tambahnya.

- Advertisement -

 

Harga cabai rawit melonjak naik. Padahal, komoditas sayuran dan bumbu dapur lainnya masih stabil. Harga cabai rawit menyentuh Rp 50.000 per kilogram.

 

Menurut beberapa pedagang, nataru dan curah hujan merupakan pemicu utamanya. Tidak hanya Pasar Kota Bojonegoro, harga cabai rawit juga naik di beberapa pasar lainnya.

 

Menurut Tulus, salah satu pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, tiga hari lalu harga cabai masih di kisaran Rp 35.000 per kilgram. “Sekarang tiba-tiba sudah Rp 50.000,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, pasokan dagangannya berasal dari Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Kediri. “Dari Kediri sama Jatirogo beda. Jatirogo lebih murah daripada Kediri,  tentunya kualitasnya juga beda,” ucap pria 54 tahun itu. (yna/hul/msu)

Artikel Terkait

Terus Gairahkan Pasar Tradisional

Stok Minyak Goreng Menipis

Cuaca tak Bagus, Produksi Garam Anjlok

Prediksi Harga Cabai Naik Bulan Depan

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/