alexametrics
28.4 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Ibu-Ibu Bawa Galon demi Mendapat Minyak Goreng di Pasar Wisata Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ibu-ibu rela membawa galon untuk mendapatkan minyak goreng curah. Rabu pagi ini (23/3) warga rela antre di halaman Pasar Wisata Bojonegoro.

 

Untuk antre warga membawa jeriken dan galon. Banyak juga yang membawa galon air mineral untuk wadah minyak goreng. Antrean diawali dengan memasang jeriken dan galon yang dipasang berjejer baris.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, ada tiga sif baris jeriken yang diletakkan berbaris. Bahkan warga pun rela memasang meski pagi sempat diwarnai gerimis.

 

’’Saya datang sejak pagi,’’ kata Nur salah satu warga di lokasi.

 

Menurut dia, antrean minyak goreng ini dari Pemprov Jawa Timur. Setiap warga kemungkinan dijatah 25 kilogram. ’’Syaratnya harus bisa menunjukkan  dan membawa e-KTP,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ripan, PNS Terlibat Prostitusi Online Divonis Tujuh Bulan

 

Rerata yang mengantre merupakan pelalu UMKM yang bertumpu pada minyak goreng. Serta produsen tahu dan kerupuk. Antrean rela dilakukan karena stok minyak goreng curah di pasaran masih sulit.

 

Juga harga minyak goreng kemasan semakin  mahal. Tembus Rp 45.000 per 2 liter. (cho/rij)

 

 

Berita selengkapnya baca Radar Bojonegoro besok !!!

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Ibu-ibu rela membawa galon untuk mendapatkan minyak goreng curah. Rabu pagi ini (23/3) warga rela antre di halaman Pasar Wisata Bojonegoro.

 

Untuk antre warga membawa jeriken dan galon. Banyak juga yang membawa galon air mineral untuk wadah minyak goreng. Antrean diawali dengan memasang jeriken dan galon yang dipasang berjejer baris.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, ada tiga sif baris jeriken yang diletakkan berbaris. Bahkan warga pun rela memasang meski pagi sempat diwarnai gerimis.

 

’’Saya datang sejak pagi,’’ kata Nur salah satu warga di lokasi.

 

Menurut dia, antrean minyak goreng ini dari Pemprov Jawa Timur. Setiap warga kemungkinan dijatah 25 kilogram. ’’Syaratnya harus bisa menunjukkan  dan membawa e-KTP,’’ jelasnya.

Baca Juga :  HET Dicabut, Warga Bojonegoro Masih Kesulitan Dapat Migor Curah

 

Rerata yang mengantre merupakan pelalu UMKM yang bertumpu pada minyak goreng. Serta produsen tahu dan kerupuk. Antrean rela dilakukan karena stok minyak goreng curah di pasaran masih sulit.

 

Juga harga minyak goreng kemasan semakin  mahal. Tembus Rp 45.000 per 2 liter. (cho/rij)

 

 

Berita selengkapnya baca Radar Bojonegoro besok !!!

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/