alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Sempat Bocor, Distribusi PDAM Lamongan Lancar

PERUMDA Air Minum Lamongan sempat menemukan kebocoran pipa dampak dari amblesnya Jembatan Ngaglik 1 alias Jembatan Balun, Lamongan. Namun, BUMD itu memastikan distribusi air di wilayah kota tetap lancar.

 

Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Ali Mahfudi, mengatakan, setelah dilakukan pengecekan, kebocoran pipa tidak parah. Pihaknya bisa langsung melakukan perbaikan. Distribusi air ke pelanggan tetap aman.

 

Di wilayah kota, lanjut dia, cadangan airnya sudah tersimpan dan dilengkapi valve yang bisa dibuka dan tutup. Ali menduga kebocoran pipa karena terkena beckhoe ketika pembongkaran jembatan malam hari. Pihaknya menemukan lubang seukuran satu botol air minum dan langsung ditutup. “Untungnya kita sudah punya alat khusus yang bisa langsung menutup besinya menggunakan klem dengan kapasitas yang sesuai,” ujarnya.

Baca Juga :  Padat, Perlambat Mobilisasi Masyarakat di Lamongan

 

Ali mengatakan, kebocoran itu wajar karena pipa yang dipasang di wilayah tersebut juga jenis lama asbestos cement pipe (ACP). Pipa sekarang, lanjut dia, menggunakan high density polyethylene (HDPE). Secara kualitas pipa HDPE lebih baik dari jenis  ACP maupun PVC.

 

Ali menjelaskan, perbaikan kebocoran pipa tergantung tingkat keparahannya. Jika bukan keropos, maka tidak perlu diganti. Misalnya, pipa bocor. Cukup ditambal.

 

Jika mengganti pipa, maka akan memakan waktu lama dan memengaruhi distribusi. “Kemarin (pipa bocor) jam 7 pagi dicek, kemudian jam 12 sudah selesai pengerjaan,” jelasnya.

 

Menurut Ali imbas kebocoran pipa itu sempat dirasakan pelanggan di Jalan Basuki Rahmad Lamongan ke selatan, sebagian Made ada sebagian pelanggan di Jalan Sunan Drajad. Distribusi tersendat beberapa jam karena proses perbaikan pipa. “Insya Allah tetap aman. Kalau memang ada kendala, segera melaporkan untuk dilakukan pengecekan ulang,” pintanya. (rka/yan)

Baca Juga :  Klaim Sudah Benahi PJU di Lamongan

PERUMDA Air Minum Lamongan sempat menemukan kebocoran pipa dampak dari amblesnya Jembatan Ngaglik 1 alias Jembatan Balun, Lamongan. Namun, BUMD itu memastikan distribusi air di wilayah kota tetap lancar.

 

Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Ali Mahfudi, mengatakan, setelah dilakukan pengecekan, kebocoran pipa tidak parah. Pihaknya bisa langsung melakukan perbaikan. Distribusi air ke pelanggan tetap aman.

 

Di wilayah kota, lanjut dia, cadangan airnya sudah tersimpan dan dilengkapi valve yang bisa dibuka dan tutup. Ali menduga kebocoran pipa karena terkena beckhoe ketika pembongkaran jembatan malam hari. Pihaknya menemukan lubang seukuran satu botol air minum dan langsung ditutup. “Untungnya kita sudah punya alat khusus yang bisa langsung menutup besinya menggunakan klem dengan kapasitas yang sesuai,” ujarnya.

Baca Juga :  Viostin DS Ditarik di Pasaran, Mengandung DNA babi kah?

 

Ali mengatakan, kebocoran itu wajar karena pipa yang dipasang di wilayah tersebut juga jenis lama asbestos cement pipe (ACP). Pipa sekarang, lanjut dia, menggunakan high density polyethylene (HDPE). Secara kualitas pipa HDPE lebih baik dari jenis  ACP maupun PVC.

 

Ali menjelaskan, perbaikan kebocoran pipa tergantung tingkat keparahannya. Jika bukan keropos, maka tidak perlu diganti. Misalnya, pipa bocor. Cukup ditambal.

 

Jika mengganti pipa, maka akan memakan waktu lama dan memengaruhi distribusi. “Kemarin (pipa bocor) jam 7 pagi dicek, kemudian jam 12 sudah selesai pengerjaan,” jelasnya.

 

Menurut Ali imbas kebocoran pipa itu sempat dirasakan pelanggan di Jalan Basuki Rahmad Lamongan ke selatan, sebagian Made ada sebagian pelanggan di Jalan Sunan Drajad. Distribusi tersendat beberapa jam karena proses perbaikan pipa. “Insya Allah tetap aman. Kalau memang ada kendala, segera melaporkan untuk dilakukan pengecekan ulang,” pintanya. (rka/yan)

Baca Juga :  Klaim Sudah Benahi PJU di Lamongan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/