alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

MA Belum Terapkan Zonasi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kementrian Agama (Kemenag) Lamongan belum menerapkan sistim zonasi pada penerimaan peserta didik baru PPDB lembaga MA. Sehingga, pendaftar bisa dari lintas kecamatan hingga lintas kabupaten.

Staf Pelaksana Pengembangan Potensi Siswa pada Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lamongan Suhadi menuturkan, untuk MA swasta pendaftarannya dimulai Selasa lalu (28/6). Sedangkan, untuk MA negeri sudah membuka pendaftaran sebelumnya, karena terdapat jalur prestasi.

‘’Pendaftarannya langsung ke madrasah yang dituju, karena belum menerapkan zonasi,’’ tuturnya.
Total keseluran MA dalam naungan Kemenag Lamongan yakni 87 lembaga. Rinciannya ada dua lembaga MA negeri . Sedangkan, untuk MA swasta sebanyak 85 lembaga. Suhadi menuturkan, dalam satu rombongan belajar dalam satu kelas paling banyak 36 peserta didik.
‘’Untuk pagu swasta tergantung dari kapasitas atau rombongan belajar dari lembaga tersebut,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tryout CBT SMA Berakhir tanpa Kendala

Sementara itu, pendaftaran PPDB tahap II tingkat SMK, kemarin (29/6) memasuki hari terakhir. Sedangkan, pendaftaran tahap II zonasi SMA mulai 1 Juli hingga 2 Juli.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan provinsi Jatim Wilayah Lamongan Hidayat Rahman menjelaskan, untuk pendaftaran jalur zonasi SMA dibuka dua hari. Bagi calon peserta yang belum diterima di tahap sebelumnya, segera melakukan pendaftaran karena zonasi SMA tahap terakhir dengan kuota 50 persen dari pagu.

“Untuk kuota zonasi SMA cukup banyak 50 persen, memberikan kesempatan bagi calon pendaftar yang tempat tinggalnya di dekat sekolah untuk mendapatkan prioritas,” ucapnya.

Menurut dia, kans zonasi SMA lebih besar supaya warga di sekitar lembaga SMA terdekat bisa tertampung semua. Sehingga, dari orang tua bisa menghemat biaya karena transportasinya lebih mudah dan aman.

Baca Juga :  Seribu Lembaga Diniyah di Bojonegoro Ajukan BPPDGS

Dia memastikan, kuota zonasi ini terus dievaluasi, dengan harapan tidak mempengaruhi mutu dan kualitas prestasi seperti yang banyak dikeluhkan. ‘’Insya Allah tidak ada kendala, siswa yang diterima dari jalur apapun sudah sewajibnya belajar dan berprestasi,” terang pejabat kelahiran Madura itu. (sip/rka/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kementrian Agama (Kemenag) Lamongan belum menerapkan sistim zonasi pada penerimaan peserta didik baru PPDB lembaga MA. Sehingga, pendaftar bisa dari lintas kecamatan hingga lintas kabupaten.

Staf Pelaksana Pengembangan Potensi Siswa pada Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lamongan Suhadi menuturkan, untuk MA swasta pendaftarannya dimulai Selasa lalu (28/6). Sedangkan, untuk MA negeri sudah membuka pendaftaran sebelumnya, karena terdapat jalur prestasi.

‘’Pendaftarannya langsung ke madrasah yang dituju, karena belum menerapkan zonasi,’’ tuturnya.
Total keseluran MA dalam naungan Kemenag Lamongan yakni 87 lembaga. Rinciannya ada dua lembaga MA negeri . Sedangkan, untuk MA swasta sebanyak 85 lembaga. Suhadi menuturkan, dalam satu rombongan belajar dalam satu kelas paling banyak 36 peserta didik.
‘’Untuk pagu swasta tergantung dari kapasitas atau rombongan belajar dari lembaga tersebut,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Komisi A Lamongan Pantau Persiapan Pilkades

Sementara itu, pendaftaran PPDB tahap II tingkat SMK, kemarin (29/6) memasuki hari terakhir. Sedangkan, pendaftaran tahap II zonasi SMA mulai 1 Juli hingga 2 Juli.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan provinsi Jatim Wilayah Lamongan Hidayat Rahman menjelaskan, untuk pendaftaran jalur zonasi SMA dibuka dua hari. Bagi calon peserta yang belum diterima di tahap sebelumnya, segera melakukan pendaftaran karena zonasi SMA tahap terakhir dengan kuota 50 persen dari pagu.

“Untuk kuota zonasi SMA cukup banyak 50 persen, memberikan kesempatan bagi calon pendaftar yang tempat tinggalnya di dekat sekolah untuk mendapatkan prioritas,” ucapnya.

Menurut dia, kans zonasi SMA lebih besar supaya warga di sekitar lembaga SMA terdekat bisa tertampung semua. Sehingga, dari orang tua bisa menghemat biaya karena transportasinya lebih mudah dan aman.

Baca Juga :  Banyak Pelanggar Rambu Larangan Parkir di Lamongan

Dia memastikan, kuota zonasi ini terus dievaluasi, dengan harapan tidak mempengaruhi mutu dan kualitas prestasi seperti yang banyak dikeluhkan. ‘’Insya Allah tidak ada kendala, siswa yang diterima dari jalur apapun sudah sewajibnya belajar dan berprestasi,” terang pejabat kelahiran Madura itu. (sip/rka/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/